Kamis, 19 Mei 2022 19:40 WIB

IDI Klaim Sudah Komunikasi Langsung, Terbuka Jika Terawan Ingin Gabung Lagi

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Profile Ketua IDI dr. Adib Khumaidi, SpOT. saat rapat dengar pendapat di DPR RI IDI mengaku sudah komunikasi langsung dengan Terawan. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Moh Adib Khumaidi, SpOT buka suara perihal 'pemecatan' Terawan Agus Putranto dari keanggotaan. Ia mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Terawan dalam forum internal, juga menjelaskan polemik terkait kepada Komisi IX DPR RI.

Adib menjelaskan pemberhentian Terawan tidak bersifat permanen. Artinya, IDI masih membuka peluang Mantan Menteri Kesehatan tersebut kembali bergabung. Saat ditanya mengenai 'dosa' apa yang dilakukan Terawan hingga 'dipecat', Adib membeberkan duduk perkaranya.

"Kalau dibilang tidak ada dosa yang tidak bisa dimaafkan, tentu tidak, semua bisa dimaafkan, Allah saja memaafkan hambanya," respons Adib dalam konferensi pers Hari Bakti Dokter Indonesia, Kamis (19/5/2022).

"Kami juga sudah menyampaikan di forum bahwa pemberhentian itu tidak diartikan pemberhentian selamanya, itu juga kami sampaikan ke komisi IX, kepada beliau (Terawan) pun kami sampaikan, artinya IDI adalah rumah besar untuk seluruh dokter Indonesia," sambungnya.

Adib menyebut seluruh anggota IDI tentunya perlu diperingatkan jika didapati praktik yang bisa membahayakan pasien atau perilaku yang melanggar kode etik. Hal itu digambarkan Adib sebagai suatu nasihat.

"Dalam satu rumah kalau ada hal-hal yang memang itu salah pasti kita akan saling memberikan sebuah nasihat," jelas Adib.

"Memberikan sebuah peringatan-peringatan yang kita bangun sebenarnya dalam satu koridor IDI, dengan nilai-nilai permusyawaratan yang sudah kita kedepankan," katanya.

Proses musyawarah IDI bersama Terawan disebut Adib sudah berlangsung, Adib kembali menekankan tidak menolak Terawan jika ingin kembali menjadi anggota. Hal itu bisa dijalani melalui sejumlah proses termasuk administrasi, sama seperti organisasi lainnya.



Simak Video "Menkes Turun Tangan Bakal Gelar Mediasi IDI dengan Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)