Jumat, 20 Mei 2022 13:30 WIB

Yuk Bisa Yuk! Usai Longgarkan Aturan Masker, Pemerintah Bakal Segera Cabut PPKM

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Presiden Joko Widodo longgarkan kebijakan penggunaan masker. Diketahui, aturan itu hanya berlaku untuk aktivitas di luar ruangan dengan kondisi tidak padat. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy tidak menampik kemungkinan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut. Hal itu disebutnya bakal diberlakukan jika tren situasi COVID-19 sudah semakin terkendali.

Sebagai gambaran, kasus harian COVID-19 terus menurun signifikan sejak melewati puncaknya pertengahan Februari 2022 lalu. Total kasus harian COVID-19 per Kamis (19/5) bertambah 318 orang, 384 kasus sembuh, dan 12 kematian.

"Ya pastilah (PPKM dicabut). Kalau sudah terkendali masa PPKM terus," beber Muhadjir kepada wartawan, di Gedung Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (19/5/2022).

"Sangat besar peluangnya," sambung dia.

Meski tidak merinci kapan PPKM bakal dicabut, Muhadjir menekankan hal itu bakal dilakukan secepatnya. Mengingat, saat ini Indonesia sudah memasuki fase transisi menuju endemi COVID-19.

"Secepatnya," tegas Muhadjir saat ditanya kapan PPKM bakal dicabut.

Hal ini didukung data COVID-19 pasca Lebaran yang tidak kembali meningkat meskipun mobilitas kembali tinggi. Dirinya optimistis jika tren COVID-19 bakal terus membaik, termasuk data kematian yang konsisten menurun.

"Alhamdulillah setelah 3 minggu terakhir ini angka COVID-19 juga cenderung landai, memang ada kenaikan di beberapa kota, DKI, tapi sebetulnya tidak terlalu signifikan apalagi sampai eksponensial," kata dia.

"Jadi tidak terjadi kenaikan kasus eksponensial. Kemudian angka kematian covid juga semakin turun, dan sudah bukan lagi penyebab kematian pertama," pungkas dia.



Simak Video "Epidemiolog Minta Kebijakan Penggunaan Masker Kembali Diperketat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)