Senin, 23 Mei 2022 22:00 WIB

Waspada Virus Hendra dan Cacar Monyet, Wamenkes RI Buka Suara

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
4K Resolution, Accidents and Disasters, Aggression, Backgrounds Imbauan Wamenkes RI soal wabah cacar monyet dan virus Hendra. (Foto: Getty Images/iStockphoto/blackdovfx)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengikuti perkembangan penyakit menular yang bermunculan di dunia. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono mengatakan memang perlu dilakukan penguatan fungsi pengawasan (surveillance) dan karantina di tengah masyarakat.

Dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Wamenkes Dante mendeskripsikan virus Hendra dan cacar monyet sebagai emerging disease. Penyakit tersebut bersumber dari hewan yang kemudian virus-nya beradaptasi menginfeksi manusia.

Untuk kasus cacar monyet sendiri, menurut Wamenkes Dante, sampai saat ini masih belum ditemukan kasusnya di Indonesia.

"Di tempat kita belum terdapat kasus yang bisa kita identifikasi," kata Wamenkes Dante dalam rapat pada Senin (23/5/2022).

Untuk menghadapi ancaman emerging disease, Dante mengatakan pemerintah berusaha memperkuat fungsi pengawasan dan karantina lewat konsep One Health. Salah satu contohnya dengan memantau populasi hewan untuk mengenali potensi penyakit yang bisa menjadi pandemi berikutnya.

"Memang harus kita waspadai emerging disease ini. Perlu dilakukan penguatan proses kekarantinaan kesehatan di masyarakat dan surveillance-surveillance untuk penyakit emerging disease," pungkas dia.



Simak Video "WHO Tetapkan Saat Ini Cacar Monyet Bukan Darurat Global, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)