Rabu, 25 Mei 2022 07:05 WIB

Waswas Cacar Monyet, Thailand Lakukan Skrining Pelancong di Bandara

Vidya Pinandhita - detikHealth
Bandara Suvharnabhumi, Thailand Foto: Fitraya Ramadhanny
Jakarta -

Kementerian Kesehatan di Thailand menginstruksikan seluruh bandara internasional untuk meningkatkan skrining terkait risiko penyebaran cacar monyet. Khususnya, bagi pendatang dari 17 negara yang sudah mengkonfirmasi temuan kasus penyakit tersebut.

"Setiap bandara memiliki unit pengendalian penyakit dan petugas akan mengintensifkan tindakan terhadap monkeypox dengan lebih waspada," tegas Wakil Menteri Kesehatan, Sathit Pitutecha, dikutip dari Bangkok Post, Rabu (25/5/2022).

Kepala pengendalian penyakit di bandara Phuket, Thassayu Dechachote, menyebut bandara meningkatkan pengawasan terhadap cacar monyet lantaran baru saja kedatangan 130 pelaku perjalanan dari negara berisiko cacar monyet. Namun sampai saat ini, belum ada kasus yang ditemukan.

Di samping itu, klinik penyakit kulit dan penyakit menular seksual diminta waspada terhadap kasus cacar monyet. Sathit kini meminta masyarakat untuk senantiasa mengikuti perkembangan dari Departemen Pengendalian Penyakit (DDC).

Direktur epidemiologi DDC, Dr Chakkarat Pitayawonganon, menyebut para pelaku perjalanan dari Inggris, Spanyol, dan Portugal kini tengah dalam pantauan ketat terkait risiko penyebaran cacar monyet. Menurutnya, pelancong dari negara-negara tersebut yang memiliki gejala ruam akan diminta melakukan tes. Mengingat sejauh ini, belum ada tes yang diberlangsungkan.

Kementerian belum menyatakan cacar monyet sebagai penyakit menular yang berbahaya, juga belum menemukan laporan kasus domestik. Akan tetapi, pihaknya kini tengah mempertimbangkan program vaksinasi untuk menekan risiko infeksi.

Sebab menurut Dr Supakij Sirilak selaku direktur jenderal Departemen Ilmu Kedokteran, vaksin cacar 85 persen efektif melawan cacar monyet.

Simak Video 'Jerman Terapkan Karantina 21 Hari untuk Kontak Erat Cacar Monyet':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/kna)