Rabu, 25 Mei 2022 09:31 WIB

Spanyol Laporkan Belasan Kasus Baru Cacar Monyet, Semuanya Tertular saat Seks

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Blood cells, molecule of DNA forming inside the test tube. 3D illustration, conceptual image of science and technology. Spanyol mencatat belasan kasus baru cacar monyet. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)
Jakarta -

Otoritas kesehatan di Madrid, Spanyol mencatat 11 kasus baru cacar monyet pada Selasa (24/5/202). Total kasus cacar monyet seluruhnya tercatat menjadi 48 orang.

Sementara di negara tetangga Portugal, yang juga menjadi salah satu hotspot utama penyebaran wabah cacar monyet melaporkan dua kasus baru, sehingga totalnya menjadi 39 pasien. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya mengimbau masyarakat untuk tidak panik lantaran wabah cacar monyet tampaknya mudah teratasi lantaran vaksin tersedia.

Sebagian besar kasus cacar monyet di Spanyol sejauh ini bergejala ringan. Kasus baru dilaporkan pada pria yang berhubungan seks dengan pria. Gejala yang muncul meliputi demam dan ruam bergelombang yang khas.

Sebelumnya, banyaknya temuan kasus cacar monyet pada pria gay memicu pertanyaan apakah wabah yang menyebar selama ini berkaitan. Namun, WHO menekankan semua kelompok berisiko tertular dan tidak hanya sebatas pada pria gay saja.

"Bukti yang ada menunjukkan bahwa mereka yang paling berisiko adalah mereka yang pernah melakukan kontak fisik dekat dengan penderita cacar monyet, dan risiko itu tidak terbatas pada pria yang berhubungan seks dengan pria," beber WHO dikutip dari laman resmi United Nation, Selasa (24/5/2022).

Simak Video 'Jerman Terapkan Karantina 21 Hari untuk Kontak Erat Cacar Monyet':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/kna)