Rabu, 25 Mei 2022 15:00 WIB

Kasus Cacar Monyet di Inggris Jadi 71 Orang, Didominasi Pria Gay-Biseks

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi cacar monyet Ilustrasi cacar monyet. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ZEEDIGN)
Jakarta -

Inggris mencatat 14 kasus baru cacar monyet, sehingga totalnya menjadi 71 pasien. Sejauh ini, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengkategorikan penularan cacar monyet belum signifikan, masih berada di level rendah.

Meski begitu, UKHSA mengimbau warga yang mengalami ruam atau lesi tidak biasa segera menghubungi layanan kesehatan Inggris atau layanan kesehatan seksual setempat. Pasalnya, kasus cacar monyet juga banyak diidentifikasi pada layanan kesehatan seks.

Petugas setempat melaporkan kasus cacar monyet didominasi mereka yang mengidentifikasi dirinya sebagai gay, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, serta biseksual.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan total 131 kasus monkeypox dikonfirmasi di 19 negara. Dr David Heymann, yang memimpin kelompok ahli WHO, menggambarkan wabah yang belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa sebagai peristiwa yang mungkin telah disebarkan melalui transmisi seksual di antara pria gay dan biseksual, seperti yang ditemukan di Spanyol dan Belgia.

Spanyol belakangan juga mencatat 11 kasus baru yang seluruhnya berasal dari pria gay.

Dr Susan Hopkins, kepala penasihat medis di UKHSA, berterima kasih kepada orang-orang yang datang berinisiatif untuk memeriksakan kondisi kesehatan lantaran mengeluhkan gejala cacar monyet, sehingga identifikasi kasus dapat segera dilakukan.

UKHSA merekomendasikan kontak kasus monkeypox yang berisiko tinggi tertular harus mengisolasi diri selama 21 hari.

"Ini termasuk mereka yang tidak memiliki riwayat perjalanan," sebut UKHSA.

Badan keamanan kesehatan Inggris setempat meminta kelompok rentan seperti pengidap gangguan imunitas, wanita hamil, serta anak di bawah 12 tahun untuk waspada dan segera divaksinasi cacar.

UKHSA juga menekankan, meskipun penularan infeksi sangat jarang ditemukan, transmisi sangat mungkin terjadi akibat kontak fisik dekat. Termasuk berhubungan seksual, menyentuh pakaian, tempat tidur, atau handuk dan barang-barang lain yang digunakan oleh seseorang dengan kondisi ruam.

Sementara Inggris mengumumkan vaksin akan diberikan untuk menutup kontak dari mereka yang terinfeksi virus, sebagai langkah pencegahan penyebaran virus semakin meluas.

Simak Video 'Jenis Hewan yang Berpotensi Tularkan Cacar Monyet ke Manusia':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/fds)