ADVERTISEMENT

Rabu, 01 Jun 2022 20:21 WIB

Curang Saat Tes Buta Warna? Good Luck, Dokter Juga Punya Cara Mencegahnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Looking through glasses to black and white tulips focused in womens glasses. Color blindness. World perception during depression. Medical condition. Health and disease concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/Maria Vonotna
Jakarta -

Viral kasus Fahri Fadillah Nur Rizky (21) yang gagal masuk pendidikan bintara Polri karena diduga buta warna parsial. Pemuda tersebut sempat sempat lolos, namun muncul dugaan ia menghafal jawaban tes buta warna.

Terkait hal tersebut, spesialis mata dari Jakarta Eye Center (JEC) dr Zeiras Eka Djamal, SpM, mengatakan memang dalam tes buta warna ishihara, dokter akan melihat apakah pasien bisa menebak pola warna yang akan ditampilkan dari halaman 1-24.

Kemungkinan seseorang menghafal pola warna memang ada, namun dokter juga punya sejumlah cara untuk mencegah kecurangan.

"Salah satu cara untuk mengatasi kemungkinan ini adalah dengan mengacak pemeriksaannya. jadi pemeriksaannya tidak urut dari halaman 1-24 tapi dengan mengacaknya contoh: mulai dari halaman 5, kemudian 10, 3 dan seterusnya," ucapnya saat dihubungi detikcom, Rabu (1/6/2022).

Sebelumnya diberitakan sejumlah pihak angkat bicara mengenai kemungkinan tersebut. Anggota Komisi I DPR RI Hillary Brigitta Lasut menyertakan surat keterangan dokter hasil tes buta warna Fahri dari 2 rumah sakit, yakni RS Moh Ridwan Meuraksa dan RS Harapan Bunda. Berdasarkan surat tersebut, Fahri dinyatakan tidak mengidap buta warna.

"Dalam kasus Fahri, salah satunya dari RS MILITER dan dari sentra mata menyatakan hasil pemeriksaan tidak buta warna. Begitu juga dengan hasil test dan hasil supervisi sebelum pengumuman kelulusan," tulis Hillary.



Simak Video "Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Main Handphone"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT