ADVERTISEMENT

Kamis, 02 Jun 2022 12:32 WIB

Viral Mahasiswi Ngonten Pasang Kateter, Pihak Kampus Mohon Maaf

Firdaus Anwar - detikHealth
Unisa Bicara soal Sanksi ke Mahasiswi Viral Komentar Pasang Kateter (Ilustrasi Smartphone) Foto ilustrasi: Shutterstock
Jakarta -

Di media sosial viral video mahasiswi kebidanan yang membahas pemasangan kateter pada pasien. Video tersebut dinilai tidak pantas dan melanggar etika hingga akhirnya membuat pihak kampus bersuara.

Lewat akun Twitter resmi Universitas `Aisyiyah Yogyakarta, pihak kampus memohon maaf pada RSUD Wonosari dan pihak lain yang mungkin merasa dirugikan. Kampus menjelaskan semua mahasiswi yang terjun berpraktik sebenarnya telah mendapat pembekalan kompetensi, termasuk masalah etika.

Sementara untuk sang mahasiswi akan diberi teguran dan ditarik dari tempat praktiknya.

"Selamat malam, terkait dengan viralnya salah satu mahasiswa kami. Terkait kasus tersebut kami sudah koordinasi dengan kaprodi keperawatan dan dekanat Fikes. Benar itu mahasiswa Unisa Yogya," tulis pihak kampus seperti dilihat detikcom dari akun Twitter @unisa_yogya pada Kamis (2/6/2022).

"Atas kasus ini kami sebagai almamater yang bersangkutan memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan khususnya RSUD Wonosari. Terima kasih," pungkasnya.

Ketua Umum PPNI Harif Fadhillah mengaku sudah menelusuri kasus tersebut dan menjadikannya sebagai pelajaran pentingnya pemahaman kode etik bagi perawat, terlebih saat bermedia sosial.

"Organisasi profesi mendapat masukan yang baik untuk proses pembelajaran etika, termasuk dalam bermedia sosial sebagai bekal jika telah lulus jadi perawat," kata Harif.

Video sang mahasiswi sendiri menjadi perbincangan karena keterangannya. Di dalam video tertulis komentar yang menurut sebagian netizen terkesan melecehkan.

"Ketika aku harus memasang kateter urin/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep, seumuran lagi," demikian tulisan yang tertera dalam potongan video viral, diunggah akun Twitter @AREAJULID.



Simak Video "Viral Mahasiswi Unggah Konten Kateter, Pihak Kampus dan RS Buka Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT