ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Jun 2022 08:32 WIB

Satgas Pastikan Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Masih Ditanggung Negara

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Aturan Isoman Omicron: Syarat Klinis dan Syarat Rumah Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Indonesia kini tengah bertransisi dari pandemi menuju endemi COVID-19. Tetapi, kasus COVID-19 masih bermunculan, meski jumlahnya tergolong rendah.

Dengan jumlah kasus yang sudah semakin sedikit, apakah biaya perawatan pasien COVID-19 masih akan ditanggung negara?

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito memastikan bahwa biaya perawatan untuk pasien COVID-19 masih ditanggung oleh pemerintah. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi COVID-19 Sebagai Penyakit yang Dapat menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangannya.

"Sampai dengan saat ini, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 104 tahun 2020, biaya perawatan COVID-19 masih ditanggung oleh negara," tegasnya dalam konferensi pers, Kamis (2/6/2022).

"Pandemi secara global belum usai. Tetapi, ada kemungkinan di waktu yang akan datang terjadi kembali kenaikan kasus," lanjutnya.

PPKM Masih Akan Diteruskan

Meski kasus mulai cenderung melandai, pemerintah masih akan terus menerapkan PPKM. Ini dilakukan hingga status pandemi benar-benar dinyatakan berakhir oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Walaupun secara fakta terhitung empat minggu setelah lebaran kasus COVID-19 terus terkendali dan level kabupaten/kota di Indonesia terus membaik, pemerintah Indonesia menyatakan tetap melakukan pengendalian sebelum status pandemi benar-benar dinyatakan berakhir oleh WHO," pungkasnya.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT