ADVERTISEMENT

Sabtu, 04 Jun 2022 07:59 WIB

Terpopuler Sepekan

Tiktoker Berhijab Pamer Payudara, Benarkah Viral Bisa Bikin Jera?

Firdaus Anwar - detikHealth
Perempuan berhijab yang memamerkan payudaranya di TikTok akhirnya meminta maaf. Ia mengaku alasan perbuatannya hanya untuk menaikkan follower. Foto ilustrasi: Getty Images/5./15 WEST
Jakarta -

Seorang wanita berhijab asal Sumatera Selatan bikin heboh karena konten vulgar pamer payudara di TikTok. Ia meminta maaf setelah kontennya menarik perhatian netizen dan menjadi viral.

Fenomena viral lalu klarifikasi, meminta maaf, dan semacamnya kerap jadi bahan olok-olok di media sosial. Memang apakah benar viral itu bisa membuat seseorang jera?

Psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center mengatakan tekanan dari banyak orang memang memungkinkan seseorang untuk memikirkan segala dampak dan konsekuensi dari perbuatannya.

"Dengan viral maka akan semakin banyak tekanan. Jika tidak tahan terhadap tekanan, tentu ini bisa mengubah perilaku," beber Rahma kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Menurutnya, bisa jadi ada peran teman, keluarga, hingga rekan yang bisa memberikan saran juga berpengaruh pada dorongan seseorang mengutarakan permohonan maaf setelah perbuatan yang dilakukannya viral.

Sementara itu psikolog klinis dari Ohana Space, Arrundina Puspita Dewi, MPsi, mengatakan bisa jadi juga seseorang jadi jera setelah menerima serangan dari publik atas perilaku yang dilakukannya. Kondisi ini bisa membuatnya merasa tidak nyaman dan stres.

"Bisa membuat jera karena mendapatkan serangan bertubi-tubi dari warganet dan tentu saja hal tersebut tidak menyenangkan. Tidak jarang, kondisi 'diserang' seperti ini juga membuat seseorang mengalami stres," ungkap Arrundina.



Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT