Heboh Pebasket Ngaku Bercinta dengan 2 Ribu Wanita, Ini Risiko Gonta-ganti Pasangan

ADVERTISEMENT

Heboh Pebasket Ngaku Bercinta dengan 2 Ribu Wanita, Ini Risiko Gonta-ganti Pasangan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 08 Jun 2022 10:48 WIB
Former NBA basketball player Dennis Rodman leaves Beijing airport after arriving from North Koreas Pyongyang, China June 17, 2017.  REUTERS/Thomas Peter
Dennis Rodman. Foto: reuters
Jakarta -

Legenda pebasket NBA, Dennis Rodman, kini bikin geger lantaran mengaku telah bercinta dengan 2.000 wanita dengan 500 di antaranya adalah pekerja seks. Gara-gara itu, Rodman mengisahkan dirinya sempat mengalami patah penis tiga kali.

"(Saya telah bersama) lebih dari 2.000 wanita, setidaknya 500 orang di antaranya adalah pelacur," ujar Rodman, dikutip dari The Sun, Selasa (7/6/2022).

"Saya berhubungan seks di setiap kamar (fasilitas pelatihan Bull) Berto Center. Itu merupakan ruang angkat beban dan lapangan latihan.. itu gila," sambungnya.

Risiko Gonta-ganti Pasangan Seks

Riset oleh BMJ Sexual & Reproductive Health meneliti sekitar 2.500 pria dan 3.200 wanita berusia 50 tahun ke atas, dengan usia rata-rata 64 tahun. Setiap orang diminta memberikan informasi terkait jumlah total pasangan seksual yang mereka pernah miliki seumur hidupnya.

Informasi tersebut kemudian dibandingkan dengan sejumlah kondisi medis yang dikembangkan, termasuk kanker, penyakit jantung, dan stroke.

Mengacu pada laman Health Harvard Publishing dari Harvard Medical School, berikut hasil temuan riset tersebut:

  • Pria yang melaporkan 10 atau lebih pasangan seksual dalam hidup mereka hampir 70 persen lebih berisiko mengalami kanker dibandingkan orang yang melaporkan 0 atau 1 pasangan seksual seumur hidup.
  • Wanita yang melaporkan 10 atau lebih pasangan seksual seumur hidupnya hampir 91 persen lebih berisiko mengalami kanker dibandingkan orang yang melaporkan 0 atau 1 pasangan seksual seumur hidup.

Lebih lanjut, Health Harvard Publishing memaparkan perilaku seksual terkadang tidak secara langsung mempengaruhi risiko kanker. Beberapa kasus kanker juga dipicu oleh infeksi menular seksual seperti:

  • Human papilloma virus (HPV) meningkatkan risiko kanker serviks, mulut, penis, dan anus
  • Infeksi human immunodeficiency virus (HIV) meningkatkan risiko kanker seperti sarkoma Kaposi dan limfoma
  • Infeksi hepatitis B dan hepatitis C, yang telah dikaitkan dengan kanker hati
  • Gonore, yang meningkatkan risiko kanker prostat (terutama di antara pria Afrika-Amerika).



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT