ADVERTISEMENT

Jumat, 10 Jun 2022 10:45 WIB

Pilu Tangis Atalia Jenazah Eril Ditemukan, Psikolog: Berduka Bentuk Kasih Sayang

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Putra Ridwan Kamil Atalia dan Eril. (Foto: Instagram @ataliapr)
Jakarta -

Jenazah putra Ridwan Kamil, Eril atau Emmeril Khan Mumtadz ditemukan. Atalia Praratya, ibunda mendiang Eril juga mengatakan jenazah putranya dikonfirmasi sama dengan DNA miliknya.

Saat ini Ridwan Kamil sedang berada di Swiss untuk prosesi memandikan jenazah. Di media sosial, Atalia membagikan sedikit momen tersebut sambil tak kuasa menahan tangis.

"Video call bersama Kang Emil setelah prosesi memandikan jenazah," tulis Atalia.

Ada banyak cara seseorang memproses duka. Psikolog klinis dari Tiga Generasi Utari Krisnamurthi mengatakan tahapan kedukaan setiap orang berbeda dan tak selalu mulus jalannya.

Namun satu hal penting yang ia sampaikan, bahwa rasa duka adalah bentuk kasih sayang.

"Rasa duka itu adalah bentuk kasih sayang kita kepada orang yang meninggalkan kita. Jadi ketika merasa duka, itu memang membuktikan kita sesayang itu," ungkapnya di acara e-Life detikcom beberapa waktu lalu.


"Memang sakit ya kalau kehilangan orang yang kita sayang. Tapi rasa duka yang kita rasakan bukan hal yang harus kita lawan atau kita hilangkan atau tidak di acknowledge," lanjutnya.

Utari menambahkan untuk masuk ke penerimaan dalam memproses rasa duka butuh waktu. Bisa jadi ada yang merasa telah menerima atau ikhlas, namun beberapa hari setelahnya tetap muncul perasaaan cemas, was-was, atau marah.

Menurutnya, hal tersebut sangat normal dan wajar. Tahap memproses kehilangan bagi setiap orang sangat berbeda.

"Untuk masuk ke penerimaan itu tentunya kita juga harus berusaha menerima bahwa ada seseorang yang kita sayang hilang, dan kita harus moving on," pungkas Utari.

Simak Video 'Momen Haru Video Call Atalia-Ridwan Kamil Usai Mandikan Jenazah Eril':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT