ADVERTISEMENT

Jumat, 10 Jun 2022 11:20 WIB

Luhut Singgung Peluang COVID-19 RI Masuk Endemi 17 Agustus, Mungkinkah?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Vaksin door to door gencar dilakukan sebagai langkah percepatan vaksinasi. Jelang HUT RI, aktivitas ini kental dengan nuansa kemerdekaan. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyinggung potensi Indonesia masuk endemi COVID-19 pada 17 Agustus mendatang. Menurutnya, hal itu bisa tercapai jika kondisi COVID-19 Indonesia terus stabil hingga dua bulan mendatang.

"Kita tidak buru-buru masuk di endemi. Dan itu saya sarankan pada Presiden Minggu lalu, 'kita tunggu dulu 2 bulan ini Pak'. Kalau seumpama 2 bulan ini kita masih mampu bertahan dengan baik, saya kira nanti bisa hadiah 17 Agustus," ujar Luhut dalam rapat Banggar DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022), dikutip dari detiknews.

Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dibarengi vaksinasi COVID-19. Ia berharap dengan begitu, harapan untuk Indonesia segera masuk fase endemi COVID-19 bisa tercapai.

"Tapi sekali lagi, disiplin kita harus masih sangat penting dalam hal ini. Terutama tadi dalam vaksinasi yang menurut saya harus kita dorong semua," beber Luhut.

"Menurut hemat saya kita masih sulit meramalkan, tiga hari terakhir ini kita lihat angka itu naik lagi, sudah 500, tadinya 300, 200, tiba-tiba naik 500. Jadi kita semua harus kompak menghadapi ini. Karena tidak bisa lama-lama juga terus begini," sambungnya.

Sejalan dengan catatan Luhut, perawat Infection Prevention Control Nurse (IPCN) Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Nasional, RSAB Harapan Kita, Rini Kurniati, SKep, Ners menjelaskan warga Indonesia belum bisa sepenuhnya lepas dari protokol kesehatan. Mengingat beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo sempat mengumumkan pelonggaran aturan penggunaan masker.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Menkes Budi Beberkan Penyebab Kasus Covid-19 Global Naik Lagi"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT