ADVERTISEMENT

Senin, 13 Jun 2022 21:45 WIB

Edukasi Seks RI Disebut Masih Minim, Dokter Boyke Ungkap Alasannya

Firdaus Anwar - detikHealth
Sisi Lain dr Boyke, Pengalaman Mistis hingga Pasien Sadomasokis Foto: Khairunnisa Adinda Kinanti/detikHealth
Jakarta -

Viral di media sosial soal konten video edukasi seks yang membahas friends with benefit (FWB) atau hubungan pertemanan dengan keintiman fisik. Sebagian netizen berpendapat bahwa video tersebut sebenarnya hanya konten vulgar yang berkedok edukasi seks.

Pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, berkomentar bahwa memang banyak konten seks minim edukasi bertebaran di internet. Menurutnya ini karena kesadaran di Indonesia yang masih minim terkait edukasi seks, sementara tidak ada wadah tempat untuk para pemuda mendapat jawaban atas keingintahuannya yang tinggi.

"Youtuber-youtuber itu bikin konten seperti itu kan karena masyarakat ingin tahu... Ada dokter yang ngomong sebagai sex educator dilarang-larang akhirnya semua bikin konten enggak jelas. Aku sedih sih," kata dr Boyke pada detikcom, Senin (13/6/2022).

dr Boyke mengaku ia sendiri masih sulit memberi edukasi karena minim dukungan, terutama dari pihak pemerintah. Ia membagikan pengalamannya yang kerap ditegur oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bila berbicara mengenai seks di layar kaca.

"Padahal impotensi, kesulitan orgasme, itu masalah kesehatan. Wanita indonesia itu 66 persen susah orgasme, riset RSCM, mau bahas itu saja sulit," lanjut dr Boyke.

"Jangan semua tabu. Karena ini kan bisa jadi turut menyelesaikan masalah perselingkuhan," ungkapnya.



Simak Video "KuTips: Tips Pilih Konten Edukasi Seks di Internet Ala dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT