ADVERTISEMENT

Selasa, 14 Jun 2022 10:30 WIB

Viral Sharing Pengalaman 'FWB' Diklaim Edukasi Seks, BKKBN Angkat Bicara

Vidya Pinandhita - detikHealth
Ilustrasi friends with benefits (fwb) Ilustrasi BKKBN angkat bicara perihal heboh video wanita membagikan pengalaman Friends with Benefits (FWB) berkedok edukasi seks. Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem Peretiatko
Topik Hangat Edukasi Seks A-Z
Jakarta -

Media sosial kini dibikin heboh oleh video sekelompok wanita yang membagikan pengalamannya menjalin hubungan 'Friends with Benefits' (FWB). Namun alih-alih dinilai sebagai edukasi seks sebagaimana diklaim oleh wanita tersebut, video tersebut malah menuai kritik warganet lantaran dianggap membenarkan seks bebas.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wardoyo, SpOG, meluruskan edukasi seks seharusnya tak hanya berfokus pada pengalaman berhubungan seks. Bahkan menurutnya, di dalam edukasi seks, hubungan seksual hanyalah sepersekian persen dari cakupan bahasan.

"Edukasi seks yang benar itu bukan berfokus pada sexual intercourse, kadang-kadang kesalahan persepsi di situ (bahwa) sexual education identik dengan sexual intercourse. Seolah-olah bagaimana belajar berhubungan seks, mengenal cara berhubungan seks," terangnya pada detikcom, Selasa (14/6/2022).

"Hubungan seks itu mungkin hanya sepersekian, nol koma sekian persennya dari yang terkait dengan sexual education," sambung dr Hasto.

Lebih lanjut menurutnya, keberadaan teman sebaya memang penting dalam edukasi seks. Dalam hal ini, anak-anak muda menjadi lebih nyaman untuk bercerita dan mengobrol dengan teman yang masih satu komunitas.

Namun begitu, edukasi seks harus memberikan informasi terkait kesehatan, bukan hanya merangsang emotional seks. Ia memberikan contoh, salah satu bahasan edukasi seks adalah pencegahan kanker mulut rahim. Tak lain, dengan perempuan tidak berhubungan seks di usia terlalu dini.

"Hal-hal seperti ini seharusnya menjadi hal utama dalam pembahasan, bukan dalam rangka merangsang emotional sex," terang dr Hasto.

"Kalau kita berdiskusi, membuat semacam vlog atau video singkat kemudian yang ditonjolkan bagaimana memancing emotional sex-nya, membuat orang bisa berkhayal membayangkan, atau benefit lainnya misalkan lebih betul-betul maksiat, misal dia sampai mendatangkan finansial karena perilaku seksnya itu lebih jatuh lagi," pungkasnya.



Simak Video "Risiko dari Seks Bebas atau FWB: Kencing Nanah Hingga Mandul"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)
Topik Hangat Edukasi Seks A-Z

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT