ADVERTISEMENT

Rabu, 15 Jun 2022 17:00 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Makan Terlalu Pedas Seperti Irfan Hakim

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Irfan Hakim Foto: Irfan Hakim (Hanif/detikHOT)
Jakarta -

Presenter Irfan Hakim beberapa waktu lalu sempat dilarikan ke rumah sakit usai mengkonsumsi keripik one chip challenge. Bukan keripik biasa, makanan yang dikonsumsi oleh presenter tersebut memiliki level pedas yang sangat tinggi.

Tak hanya Irfan Hakim, beberapa karyawannya pun juga turut mengkonsumsi keripik tersebut. Sampai akhirnya, Irfan Hakim mengaku mengalami gejala berupa sakit perut, muntah hingga tak bisa buang air. Bahkan, karyawannya juga ada yang sampai pingsan hingga dilarikan ke rumah sakit usai mengkonsumsi keripik terpedas itu.

"Terus tiba-tiba gue mules, sakit perut, terus gue muntah. Sudah muntah, terus gue ke kamar mandi. Pas sampai ke kamar mandi gue nggak bisa buang air gitu. Tapi justru (perut) gue kaya dililit, ditarik," ucap Irfan Hakim, dikutip dari YouTube DeHakims Story.

"Iqbal pingsan, terus Ali juga tumbang segala macam," tutur Irfan Hakim.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi dari RS Pondok Indah, Prof Dr dr Rino Alvani Gani, Sp.PD-KGEH, menyebut itu bisa terjadi akibat zat yang terkandung di dalam suatu makanan pedas. Zat tersebut bisa merangsang saraf-saraf di saluran pencernaan hingga memicu kerusakan sel-sel dari saluran pencernaan.

Apabila sudah terjadi kerusakan pada sel-sel di saluran pencernaan atau lambung, kondisi ini bisa memicu terjadinya luka pada lambung.

"Ada beberapa zat yang mempunyai akibat merangsang saraf-saraf di saluran pencernaan. Dan kadang-kadang tidak hanya merasang sarafnya, tetapi juga berakibat pada kerusakan sel-sel dari saluran pencernaan tersebut tergantung pada apa yang dimakan," tuturnya saat webinar virtual, Rabu (15/6/2022).

"Bisa terjadi kerusakan dari sel-sel lambung, kemudian kerusakan tersebut bisa berakibat mengelupasnya sel-sel lambung sampai terjadinya luka, ini bisa timbul oleh karena zat-zat tersebut," tuturnya.

Selain itu, zat yang merusak sel-sel saluran pencernaan tersebut juga bisa menyebabkan nyeri atau panas yang hebat di dalam lambung. Akibatnya, seseorang yang mengalami bisa pingsan hingga kolaps atau tumbang.

"Kalau dilihat dari reaksinya sampai demikian hebat, kelihatannya zat ini memang dapat merusak sel-sel di saluran pencernaan, sehingga berakibat nyeri atau panas yang hebat," sambungnya lagi.

"Dan tentunya juga bisa pingsan oleh karena rasa nyeri yang hebat akibat penggunaan zat tersebut," katanya dr Rino.



Simak Video "Dokter Spesialis Sebut Mag Tak Menyebabkan Kematian"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT