ADVERTISEMENT

Rabu, 15 Jun 2022 20:15 WIB

Round Up

Ngegas! Corona Harian RI Tembus Seribu, Omicron BA.4 dan BA.5 Jadi 20 Kasus

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia kembali ngegas beberapa hari belakangan ini. Pada Rabu, (15/6/2022), tercatat ada 1.242 penambahan kasus baru COVID-19, tertinggi sejak 15 April 2022.

Kenaikan kasus ini juga terjadi berbarengan dengan masuknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), sudah ada 20 kasus pasien Omicron BA.4 dan BA.5 per Selasa (14/6), terdiri dari dua kasus BA.4 dan 18 kasus BA.5. Total kasus melonjak bertambah 12 orang dari catatan empat hari sebelumnya, 10 Juni 2022.

Penambahan kasus tersebut didominasi oleh transmisi atau penularan lokal yakni 17 kasus, sedangkan tiga kasus lainnya merupakan kasus impor yang ditemukan pada warga negara asing (WNA). Sebaran kasus lokal paling banyak ditemukan di Jawa Barat yakni 12 kasus yang disumbang dari tiga klaster keluarga atau wabah yang merebak di lingkup keluarga.

Dari 18 kasus subvarian BA.5, diketahui 3 kasus di antaranya diidap oleh pasien anak-anak. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Maxi Rein Rondonuwu mengatakan ketiga pasien anak-anak ini belum mendapatkan dosis vaksinasi.

"Ada tiga kasus anak yang terkena varian BA.5, mereka belum menerima vaksin," kata Maxi saat dihubungi detikcom, Rabu (15/6/2022).



Sedangkan 17 kasus lainnya sudah menerima vaksin COVID-19. Dua kasus Omicron BA.5 baru divaksinasi satu dosis, 3 kasus sudah vaksinasi dua dosis, 9 kasus sudah menerima vaksinasi booster, dan satu kasus sudah divaksinasi COVID-19 empat kali.

Ada dua kasus tersisa sudah divaksinasi lengkap, terinfeksi omicron baru BA.4. Dari laporan tersebut, 8 di antaranya merupakan pria, 12 lainnya perempuan.

"Laki-laki delapan orang, perempuan 12 orang. Ada 1 kasus yang dirawat inap, sementara 19 lainnya dirawat jalan," ucapnya.

Berikut rinciannya:

  • DKI Jakarta: empat kasus WNI (transmisi lokal)
  • Banten: satu kasus WNI (transmisi lokal)
  • Jawa Barat: 12 kasus WNI (transmisi lokal)
  • Bali: 3 kasus WNA (kasus impor)

Next: Gejala yang dilaporkan pasien

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT