Kamis, 16 Jun 2022 05:00 WIB

Round Up

12 Dari 20 Kasus Ada di Jabar, Ini Gejala Terbanyak BA.4 dan BA.5

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
omicron ba.4 dan ba.5 Omicron BA.4 dan BA.5 (Foto: infografis detikHealth)
Jakarta -

Total kasus Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia meningkat jadi 20 kasus. Jawa Barat menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan 12 kasus, seluruhnya terinfeksi subvarian BA.5.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu saat dihubungi, Rabu (15/6/2022). Kepada detikcom, ia menjelaskan rincian kasus yang sudah terkonfirmasi adalah 18 kasus BA.4 dan 2 kasus BA.5.

"Laki-laki delapan orang, perempuan 12 orang. Ada 1 kasus yang dirawat inap, sementara 19 lainnya dirawat jalan," jelasnya.

Dari 20 kasus, Jawa Barat menyumbang jumlah kasus terbanyak yakni 12, seluruhnya transmisi lokal. DKI Jakarta mencatatkan 4 kasus, Bali 3 kasus, dan Banten 1 kasus.

"Kasus di Jawa Barat merupakan klaster di keluarga, ada tiga klaster," kata dr Maxi.

Gejala terbanyak yang dialami pasien adalah demam dan batuk. Berikut rincian kondisi pasien berdasarkan data 14 Juni 2022.

  • Rawat inap 1 kasus
  • Rawat jalan 19 kasus

Kondisi pasien:

  • Bergejala ringan 16 kasus
  • Tidak bergejala 4 kasus

Rincian gejala yang dialami pasien BA.4 dan BA.5:

  • Demam: 13 kasus
  • Batuk: 13 kasus
  • Pilek: 7 kasus
  • Sakit tenggorokan: 7 kasus
  • Mual: 1 kasus
  • Badan pegal: 1 kasus
  • Tidak bergejala: 4 kasus

NEXT: Kena di mana saja? Sudah vaksin belum?

Simak Video 'Gejala BA.4 dan BA.5 Diperkirakan Lebih Ringan, Ini Alasannya':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2