Diprediksi Sampai Agustus, Sedahsyat Apa Gelombang COVID Kali Ini? Ini Kata Ahli

ADVERTISEMENT

Diprediksi Sampai Agustus, Sedahsyat Apa Gelombang COVID Kali Ini? Ini Kata Ahli

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kamis, 16 Jun 2022 10:30 WIB
Pandemi COVID-19 DKI Jakarta makin hari makin terkendali. Salah satu indikatornya persentase kasus positif COVID-19 sudah berada di angka 0,9 persen.
Prediksi epidemiolog perihal gelombang COVID-19 di RI kini imbas subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indonesia mencatat sebanyak 1.242 kasus baru COVID-19 pada Rabu (15/6/2022). Angka tersebut menjadi kasus harian tertinggi sejak kasus harian turun hingga di bawah 1.000 pada April lalu. Lantas, akan secepat apa lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia pada gelombang kali ini?

"Angka reproduksi (BA.4 dan BA.5) pun (dibandingkan) BA.2 dia bisa dua kali lipat," beber Dicky Budiman, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, pada detikcom, Kamis (16/6/2022).

"Bahkan peningkatan kasus dalam seminggu bisa sampai 25 persen pada kelompok yang sangat rawan, termasuk populasi yang abai dalam pencegahan dari sisi public health," sambungnya.

Menurutnya, potensi lonjakan kasus imbas subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 memang besar. Bahkan menurut Dicky, bisa mencapai puluhan ribu kasus.

Namun kemungkinan baiknya, fasilitas kesehatan tidak akan begitu terbebani pada gelombang kali ini layaknya gelombang varian Delta tahun lalu. Pasalnya, masyarakat Indonesia sudah lebih memiliki imunitas terhadap virus Corona. Baik yang diperoleh dari vaksin COVID-19 maupun infeksi alamiah.

"Gelombang itu sulit dihindari. Namun kalau saya melihat, agak tidak terlalu cepat gelombang itu terjadi. Mungkin Agustus atau akhir Agustus, paling cepat akhir Juli kalau dalam perhitungan saya," pungkas Dicky.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT