ADVERTISEMENT

Kamis, 16 Jun 2022 21:00 WIB

Terlanjur Jalani FWB? Nih Pesan Penting dr Boyke

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
dr Boyke Dian Nugraha Terlanjur jalani FWB? nih pesan penting dr Boyke. Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth
Topik Hangat Edukasi Seks A-Z
Jakarta -

Sempat viral di media sosial soal konten video sekelompok wanita yang membahas friends with benefit (FWB) atau hubungan pertemanan dengan keintiman fisik. Menurut pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG konsep hubungan FWB tidak akan memberikan kepuasan fisik dan batin yang sesungguhnya.

"Stop, rugi-rugiin diri kamu. Berapa banyak yang akhirnya terkena berbagai efek negatif, jadi stop sebelum terlambat terkena berbagai penyakit. FWB tidak akan memuaskan kamu secara fisik atau batin," ucap dr Boyke ditemui detikcom, Rabu (15/6/2022).

Namun jika sudah terlanjur menjalani FWB, dr Boyke menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan penyakit kelamin. Hal ini menurutnya agar bisa mencegah risiko penyakit yang lebih serius.

"Pertama kali stop, kalau terlanjur cepat lakukan pemeriksaan penyakit kelamin. Banyak datang ke saya akhirnya banyak juga yang kaget hasilnya mereka ada gejala penyakit kelamin. Jadi tolong. saya ada datanya, lakukan pemeriksaan penyakit kelamin," bebernya.

Menurut dr Boyke melakukan seks tidak aman apalagi dengan berganti-ganti pasangan bisa menimbulkan berbagai risiko penyakit seperti:

  • Herpes
  • Klamidia
  • Sipilis
  • HIV/AIDS

"Paling kita khawatirkan dengan pola hubungan seperti ini kan terkena HIV/AIDS. Belum ada obatnya sampai sekarang dan rata-rata hidupnya paling lama 10 tahun," bebernya.

"Walaupun belum ada gejala periksa semua, nanti bisa cegah ada vaksinasi juga. Dan sekarang kalaupun belum bisa berhenti FWB, pakai alat pengaman sebelum memutuskan berhubungan seks, ingat risikonya, tapi saya sarankan stop jangan tertipu hanya untuk kesenangan seks," pungkasnya.



Simak Video "KuTips: Tips Pilih Konten Edukasi Seks di Internet Ala dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)
Topik Hangat Edukasi Seks A-Z

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT