Gadis di Pemalang kena Stroke Gegara Begadang, Dokter Saraf Angkat Bicara

ADVERTISEMENT

Gadis di Pemalang kena Stroke Gegara Begadang, Dokter Saraf Angkat Bicara

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 19 Jun 2022 05:00 WIB
Viral wanita mengalami stroke di usia muda
Bukan faktor risiko, tapi begadang bisa memicu stroke di usia muda (Foto: Tangkapan layar: SS Viral)
Jakarta -

Dalam video yang viral baru-baru ini, seorang gadis di Pemalang, Jawa Tengah, menceritakan pengalaman stroke hingga koma di usia 21 tahun. Ia menyebut salah satu pemicunya adalah sering begadang. Benarkah berhubungan?

Dokter saraf dari RS Pondok Indah, Rubiana Nurhayati, SpS, menjelaskan bahwa sebenarnya begadang tidak termasuk faktor risiko stroke. Meski demikian, begadang dapat menjadi pemicu stroke bagi yang memang punya risiko.

"Begadangnya sih nggak. Cuman dia merupakan faktor pemicu atau trigger," jelas dr Rubiana dalam program eLife detikcom, Jumat (17/6/2022).

Menurut dr Rubiana, begadang menyebabkan seseorang kurang istirahat sehingga imunitas tubuh menurun. Begitupun, saat begadang biasanya pola makan cenderung tidak sehat. Makan asal-asalan dan tidak memperhatikan keseimbangan nutrisi.

Akibatnya, berbagai faktor risiko stroke dapat meningkat. Sebagai contoh, kolesterol dan tekanan darah dapat meningkat. Stroke sangat mungkin terjadi, terlebih pada seseorang dengan aneurisma otak.

"Aneurisma paling sering di usia muda, apalagi perempuan. Terjadi perdarahan di otak karena aneurisma ini adalah kelainan pembuluh darah kita yang bentuknya kayak balon segingga dindingnya tipis sehingga mudah pecah," jelas dr Rubiana.

"Karena dia begadang, dia kurang istirahat, itu men-trigger aneurisma ini pecah. Ketika pecah, terjadilah stroke perdarahan. Kalau pecahnya besar, langsung koma," lanjutnya.

NEXT: Wajib cek jika sering sakit kepala.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT