ADVERTISEMENT

Minggu, 19 Jun 2022 10:01 WIB

Sakit Kepala yang Seperti Ini Wajib Diwaspadai, Bisa Jadi Risiko Stroke

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi sakit kepala Sakit kepala bisa menandakan risiko stroke (Foto: Getty Images/iStockphoto/Tirachard)
Jakarta -

Dokter saraf mengingatkan, risiko stroke bisa dialami siapa saja. Termasuk para wanita berusia muda, terutama yang memiliki faktor risiko seperti aneurisma. Salah satu tandanya sering sakit kepala.

Dokter saraf dari RS Pondok Indah, dr Rubiana Nurhayati, SpS, menjelaskan aneurisma merupakan kelainan kondisi dinding pembuluh darah yang tipis dan mudah pecah. Kondisi ini membuat seseorang lebih rentan mengalami stroke perdarahan.

Kabar buruknya, kondisi ini tidak selalu ditandai dengan gejala yang spesifik. Oleh karenanya, banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki aneurisma hingga akhirnya pecah dan mengalami stroke.

"Ada juga yang sering sakit kepala tapi tidak pernah dicari, tidak pernah MRI, jadi nggak ketahuan kalau dia punya MRI. Ketahuannya setelah pecah," jelas dr Rubiana dalam perbincangan di program eLife detikcom baru-baru ini.

Lalu siapa saja yang sebaiknya curiga lalu memeriksakan diri? Menurut dr Rubiana, salah satu tanda yang sebaiknya tidak disepelekan adalah sakit kepala yang berulang.

"Kalau kita sering sakit kepala, berulang-ulang, di tempat yang sama, sebaiknya sekali-sekali harus cek ke dokter untuk MRI brain untuk melihat kelainan pembuluh darah otak," saran dr Rubiana.

Apabila kondisi tersebut terdeteksi sejak awal, maka seseorang bisa lebih disiplin menghindari faktor-faktor pemicu stroke. Selain itu, dokter juga bisa melakukan intervensi untuk mencegah terjadinya stroke.

"Jadi kita bikin tidak terlalu tipis (pembuluh darahnya). Karena kan dindingnya terlalu tipis, seperti balon yang dindingnya tipis bisa pecah kapan saja," jelas dr Rubiana.



Simak Video "Ini Ternyata Tanda-tanda Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT