ADVERTISEMENT

Senin, 20 Jun 2022 06:30 WIB

Awas Bisa Jadi Risiko Stroke, Waspadai Sakit Kepala yang Seperti Ini

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Shot of stressed business woman working from home on laptop looking worried, tired and overwhelmed. Waspadai sakit kepala (Foto: Getty Images/iStockphoto/nensuria)
Jakarta -

Stroke di usia muda bisa disebabkan oleh aneurisma, kelainan dinding pembuluh darah yang membuatnya mudah pecah. Tidak selalu disertai gejala, tetapi sebaiknya waspada jika sering sakit kepala.

Menurut dr Rubiana Nurhayati, SpS dari RS Pondok Indah, aneurisma hanya bisa dideteksi melalui pemeriksaan medis seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging). Kerap kali, kondisi ini baru disadari saat aneurisma tersebut pecah.

"Ada juga yang sering sakit kepala tapi tidak pernah dicari, tidak pernah MRI, jadi nggak ketahuan kalau dia punya MRI. Ketahuannya setelah pecah," jelas dr Rubiana dalam perbincangan di program eLife detikcom baru-baru ini.

"Kalau kita sering sakit kepala, berulang-ulang, di tempat yang sama, sebaiknya sekali-sekali harus cek ke dokter untuk MRI brain untuk melihat kelainan pembuluh darah otak," saran dr Rubiana.

Apabila dapat terdeteksi sejak awal, maka ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya stroke. Mulai dari menghindari faktor-faktor pemicu, hingga melakukan intervensi medis untuk memperbaiki kondisi tersebut.

"Jadi kita bikin tidak terlalu tipis (pembuluh darahnya). Karena kan dindingnya terlalu tipis, seperti balon yang dindingnya tipis bisa pecah kapan saja," jelas dr Rubiana.



Simak Video "Ini Ternyata Tanda-tanda Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT