ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Jun 2022 08:00 WIB

Berbusana Batik Yogya, Bos WHO Ingatkan Pandemi Belum Berakhir!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mewanti-wanti adanya potensi kemunculan gelombang baru COVID-19. Hal ini dikhawatirkan terjadi karena sejumlah pembatasan yang mulai dilonggarkan.

Tedros juga menegaskan bahwa persepsi yang menganggap pandemi telah berakhir lantaran jumlah kasus positif COVID-19 yang menurun adalah persepsi yang salah. Padahal, tren kasus Corona yang turun itu juga terjadi karena frekuensi pengujian yang ikut menurun drastis.

"Tentu ada progres, tapi pemahaman bahwa pandemi sudah selesai dimengerti namun sesat," kata Tedros dalam rapat Menkes Negara G20 di Yogyakarta, Senin (20/6/2022).

"Penularan masih meningkat di banyak negara, termasuk negara beberapa dari Anda (delegasi peserta G20) ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa pengujian dan pengurutan (genome) telah menurun tajam," lanjut Tedros yang dalam kesempatan tersebut tampak mengenakan busana batik Yogyakarta.

Menurut Tedros, penurunan tingkat pengujian dan pengurutan pelacakan virus ini juga terlihat secara signifikan di seluruh dunia.

"Dan 40 persen dari populasi dunia masih belum tervaksinasi. Sementara risiko kemunculan varian baru dan lebih berbahaya tetap tidak bisa dipungkiri. WHO sangat khawatir bahwa kurangnya pengujian dan pengurutan ini membutakan kita terhadap evolusi virus," jelasnya.

Melihat situasi ini, Tedros mengingatkan perlu menjadi pelajaran dari pandemi agar tidak terulang pada krisis lain yang mendominasi perhatian pemerintah maupun media dunia.

(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT