ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Jun 2022 09:01 WIB

Terawan Klaim Vaksin Nusantara Tak Butuh Booster dan Ampuh Lawan Omicron Baru

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
SBY dan Prabowo hadiri pemberian gelar profesor kehormatan ke Terawan (Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA) Foto: SBY dan Prabowo hadiri pemberian gelar profesor kehormatan ke Terawan (Foto: ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Jakarta -

Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali buka suara soal perkembangan vaksin Nusantara berteknologi dendritik. Menurutnya, penggunaan vaksin tersebut masih terkendala izin Kementerian Kesehatan RI.

Padahal, klaim Terawan, vaksin Nusantara terbukti khasiatnya dalam uji klinis fase I hingga fase II. Saat ditanya vaksin ini bisa melawan semua varian baru termasuk subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang belakangan memicu lonjakan kasus, ia menyiratkan kepercayaan dirinya.

Ditambah lagi, kemungkinan besar penggunaan vaksin Nusantara tidak memerlukan booster atau dosis tambahan. "Yang jelas dari hasil evaluasi dalam satu tahun, uji klinis satu dan dua kemampuan untuk memproteksi terhadap COVID-19 masih tinggi, artinya vaksin Nusantara tidak perlu booster," klaim Terawan saat ditemui di ruang Komisi IX DPR Jakarta, Senin (20/6/2022).

"Cukup melawan Omicron, termasuk varian-varian lainnya," sambung dia.

Terawan menjelaskan uji klinis fase tiga vaksin Nusantara rencananya bakal meliibatkan 1.800 subjek, tetapi hal tersebut belum bisa dilakukan jika masih ada kendala dalam perizinan.

"Sesuai aturannya 1.800 (subjek) dan kita selalu siapkan. Karena ini sebuah platform yang baru ya tentunya butuh mindset yang baru," kata dia.

"Kalau bisa target saya secepatnya (selesai). Tapi ini tergantung regulator Kementerian Kesehatan. Ya gimana mau cepat orang dilarang terus," pungkas dia.



Simak Video "Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Masuk Mal, Begini Respons Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT