IDI Angkat Bicara, Jawab Tudingan Forum Dokter Susah Praktik

ADVERTISEMENT

Round Up

IDI Angkat Bicara, Jawab Tudingan Forum Dokter Susah Praktik

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 22 Jun 2022 05:30 WIB
Profile Ketua IDI dr. Adib Khumaidi, SpOT. saat rapat dengar pendapat di DPR RI
Ketua IDI dr Adib Khumaidi, SpOT (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Forum Dokter Susah Praktik (FDSP) menuding Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mempersulit perizinan dokter-dokter lulusan luar negeri. Mereka juga menyinggung kultur feodalisme yang memicu eksploitasi para calon dokter spesialis.

Ketua Umum PB IDI dr Adib Khumaidi, SpOP menanggapi tudingan ini, menegaskan justru sejak 2017 organisasi yang dipimpinnya konsisten berjuang agar pengurusan izin bisa diperbudah. Di antaranya tertuang dalam Permenkes Nomor 14/2022.

"Ini perlu saya sampaikan, saya dari 2017, sudah berkomunikasi dengan komunitas dokter Indonesia lulusan luar negeri. Kami sudah mendorong melalu konsil kedokteran untuk mempermudah," tegas dr Adib ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2022).

Selama ini, menurut dr Adib, rumitnya mengurus izin praktik untuk dokter lulusan luar negeri adalah pada fase penyetaraan ijazah. Namun advokasi terkait masalah tersebut sudah dilakukan dan tertuang dalam Kemenkes, hanya saja belum tersosialisasikan dengan baik.

"Problem di dalam dokter lulusan luar negeri itu, ini yang harus jangan bilang karena kesulitan ini saja, kesulitan di mana? Ada fase di dalam dokter lulusan luar negeri. Fase penyetaraan ijazah luar negeri. Di situ yang problem paling lama. Siapa yang punya kewenangan penyetaraan itu? Kementerian Pendidikan. Bukan Ikatan Dokter Indonesia," terang dr Adib.

NEXT: IDI jawab tudingan soal eksploitasi calon dokter spesialis.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT