Rabu, 22 Jun 2022 10:37 WIB

Dianggap 'Tak Halal', Perayaan Hari Yoga di Maldives Diserang Massa

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Massa menyerang perayaan Hari Yoga Internasional yang diselenggarakan Komisi Tinggi India di Maldives. Polisi menyebut 6 orang ditangkap terkait insiden itu. Perayaan hari yoga di Maldives diserang massa. (Foto: Raajje TV/Handout via REUTERS)
Jakarta -

Heboh kerumunan massa menyerbu sebuah stadion di Maldives yang dihadiri lebih dari 150 orang, termasuk sejumlah pejabat dan diplomat pemerintah pada perayaan Hari Yoga Internasional. Mereka menyerang peserta dan merusak properti.

Untuk mengontrol ricuhnya kondisi tersebut, polisi setempat langsung melemparkan gas air mata dan semprotan merica pada kerumunan acara yoga yang digelar Komisi Tinggi India, atau kedutaan di ibu kota Male, Selasa pagi (21/6/2022), demikian informasi seorang penyelenggara.

Dikutip dari Reuters, salah seorang penyelenggara yang tidak disebutkan namanya, menjelaskan massa yang menyerang acara Yoga membawa plakat, menyatakan yoga bertentangan dengan ajaran Islam.

Massa menyerang perayaan Hari Yoga Internasional yang diselenggarakan Komisi Tinggi India di Maldives. Polisi menyebut 6 orang ditangkap terkait insiden itu.Massa menyerang perayaan Hari Yoga Internasional yang diselenggarakan Komisi Tinggi India di Maldives. Polisi menyebut 6 orang ditangkap terkait insiden itu. Foto: Raajje TV/Handout via REUTERS

"Polisi kemudian menggunakan semprotan merica dan gas air mata untuk mengendalikan kerumunan dan mengamankan daerah tersebut," jelas Inspektur Polisi Fathmath Nashwa.

"Enam orang telah ditangkap sehubungan dengan insiden itu," kata Nashwa.

Presiden Maldives, Ibrahim Mohamed Solih mengatakan penyelidikan polisi atas insiden tersebut telah dimulai.

"Ini diperlakukan sebagai masalah serius dan mereka yang bertanggung jawab akan segera dibawa ke hadapan hukum," kata Solih di Twitter.



Simak Video "Simak! Yang Perlu Kamu Pahami Terkait 'Super Immunity' Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)