Kamis, 23 Jun 2022 06:27 WIB

Geger Temuan Virus Polio di Limbah, Inggris Ketar Ketir

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Blood cells, molecule of DNA forming inside the test tube. 3D illustration, conceptual image of science and technology. Geger temuan virus polio di Inggris (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)
Jakarta -

Pemerintah Inggris dibikin waswas oleh temuan virus Polio dalam sampel limbah di London. Penyelidikan langsung dilakukan meski diyakini risiko secara umum masih sangat rendah.

Badan keamanan kesehatan Inggris UKHSA menyebut, beberapa virus yang saling berkaitan ditemukan dalam sampel limbah dari Beckton Sewage Treatment Works antara Februari hingga Mei.

"Ada 1-3 virus polio 'mirip vaksin' itu normal terdeteksi tiap tahun di sampel limbah Inggris, tapi selalu hanya sekali dan tidak terdeteksi lagi," tulis UKHSA dalam pernyataannya, dikutip dari CNN, Kamis (23/6/2022).

"Beberapa deteksi tersebut terjadu ketika seseorang yang divaksinasi di luar negeri dengan vaksin oral polio hidup kembali atau berkunjung ke Inggris dan meninggalkan jejak virus polio mirip vaksin dalam fesesnya," jelasnya.

Beberapa temuan terakhir meningkatkan kewaspadaan bahwa virus tersebut terus berevolusi dan kini diklasifikasikan sebagai 'vaccine-derived' poliovirus type 2 (VDPV 2). Dalam kasus langka bisa memicu penyakit serius, seperti kelumpuhan pada orang yang belum divaksinasi penuh.

Sejauh ini tidak ditemukan kasus polio dan risikonya bagi publik dinilai sangat rendah. Namun konsultan epidemiologi Vanessa Saliba mengingatkan publik untuk memastikan vaksinasi polio yang mereka terima sudah 'up to date'.

"Sebagian besar warga Inggris akan terlindungi oleh vaksinasi di masa kecil, tetapi di beberapa kelompok dengan cakupan vaksin rendah, seseorang mungkin masih berisiko," jelas Saliba.

Secara global, kampanye vaksinasi telah digencarkan untuk mengeradikasi virus polio liar. UKHSA menyebut kasus polio liar terakhir terkonfirmasi pada 1984 dan Inggris dinyatakan bebas polio sejak 2003.



Simak Video "Kapan Waktu yang Tepat Mendapatkan Vaksin Polio?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)