Kamis, 23 Jun 2022 15:00 WIB

Bersiap! Luhut Kaji Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan Gegara COVID Ngegas

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan rapat bareng Badan Anggaran DPR. Apa saja yang dibahas dalam rapat tersebut? Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan tengah mengkaji kemungkinan vaksin booster COVID-19 sebagai syarat perjalanan.

Hal ini disampaikannya sejak kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan di bulan Juli. Kenaikan kasus ini juga diperkirakan terjadi usai masuknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

"Kalau angka ini masih terus juga naik belum terhenti, kita akan mungkin membuat persyaratan perjalanan harus booster. Ini demi kita semua," ujar Luhut yang dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (23/6/2022).

Meski begitu, Luhut mengatakan bahwa rasio okupansi tempat tidur pasien (bed occupancy ratio/BOR) masih tergolong rendah. Ini juga terjadi pada tingkat kapasitas rumah sakit dan angka kematian, sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada.

Selain itu, Luhut juga menyarankan agar masyarakat yang belum mendapatkan vaksin booster untuk segera mendaftarkan booster.

"Karena Amerika di juga naik, hampir seluruh dunia sedang naik. Singapura yang dekat dengan kita naik sangat tinggi. Malaysia juga sangat tinggi. Jadi, saya mohon kita semua harus disiplin," beber Luhut.

"Presiden juga memerintah kita untuk tetap berhati-hati. Jadi, yang belum booster, saya saranin booster. Booster ini telah dibuktikan, dia akan banyak membantu untuk mengurangi pressure dari varian BA.4 dan BA.5 tadi," pungkasnya



Simak Video "Jokowi: Stok Vaksin Covid-19 Pemerintah untuk Booster Lebih dari Cukup"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)