ADVERTISEMENT

Sabtu, 25 Jun 2022 06:30 WIB

Perlu Tahu! Ini Batas Tekanan Darah Normal Berdasarkan Usia

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
tekanan darah rendah Ilustrasi tekanan darah normal (Foto: iStock)
Jakarta -

Banyak orang memeriksakan rutin tekanan darahnya untuk memastikan bahwa tubuhnya berada dalam tekanan darah normal. Jika tekanan darah seseorang terlalu tinggi atau rendah akan berisiko terhadap beberapa masalah kesehatan.

Pengukuran tekanan darah bertujuan untuk mengukur kekuatan tekanan dinding arteri saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah setiap orang bisa berbeda berdasarkan jenis kelamin dan usia.

Tekanan Darah Normal

Dikutip dari Very Well Health, menurut American Heart Association tekanan darah normal untuk orang dewasa dengan usia 20 atau lebih tua adalah kurang dari 120/80 mm Hg.

Pembacaan tekanan darah terdiri dari dua angka, misalnya seseorang mempunyai tekanan darah 120/80 mm Hg, berarti ia memiliki tekanan sistolik (tekanan arteri saat jantung berdetak) sebesar 120 dan tekanan diastolik (tekanan arteri di antara setiap detak jantung) sebesar 80.

Satuan ukuran standar tekanan darah adalag mm Hg yang merupakan singkatan dari milimeter air raksa.

Namun, tekanan darah normal setiap orang berbeda-beda berdasarkan jenis kelamin dan rentang usia.

Tekanan Darah Normal Untuk Anak

Rentang tekanan darah normal bervariasi pada anak-anak berdasarkan usia. Menurut University of Iowa Stead Family Children's Hospital, tekanan darah normal pada anak-anak adalah sebagai berikut:

1. Bayi Usia 0 hingga 1 bulan

Pada bayi yang baru lahir hingga usia 1 bulan, rata-rata mempunyai tekanan sistolik sebesar 260-90 mm Hg dan tekanan diastolik sebesar 20-60 mm Hg.

2. Bayi

Bayi berusia di atas 1 bulan rata-rata mempunyai tekanan sistolik berada pada kisaran 87-105 mm Hg dan tekanan diastolik berada pada kisaran 53-66 mm Hg.

3. Balita

Untuk balita, rata-rata tekanan sistolik berada pada kisaran 95-105 mm Hg dan tekanan diastolik berada pada kisaran 53-66 mm Hg.

4. Anak prasekolah

Bagi anak-anak prasekolah tekanan darah mereka berada pada kisaran 95-110/56-70 mm Hg.

5. Anak usia sekolah

Anak usia sekolah biasanya mempunyai tekanan sistolik sebesar 97-112 mm Hg dan tekanan diastolik sebesar 57-71 mm Hg.

6. Remaja

Bagi remaja tekanan darah mereka berkisar antara 112-128/66-80 mm Hg.

Tekanan Darah Rata-rata Berdasarkan Rentang Usia

Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung menjadi kaku dan plak dapat menumpuk didalamnya, sehingga dapat meningkatkan tekanan darah.

Jika tekanan darah seseorang terlalu tinggi akan berisiko terkena penyakit jantung, stroke, dan lainnya. Menurut analisi studi yang diterbitkan di Lancet, pada tahun 2015 rata-rata tekanan darah di dunia adalah 127/79 mm Hg untuk laki-laki dan 122/77 mm Hg untuk perempuan.

Tekanan darah rata-rata dikelompokkan menjadi tiga rentang usia berdasarkan jenis kelamin, antara lain:

1. Usia 18-39 tahun

Pada rentang usia ini rata-rata tekanan darah untuk laki-laki adalah 119/70 mm Hg dan 110/68 mm Hg untuk perempuan.

2. Usia 40-59 tahun

Pada rentang usia ini rata-rata tekanan darah untuk laki-laki adalah 124/77 mm Hg dan 122/74 mm Hg untuk perempuan.

3. Usia 60 Tahun ke atas

Pada rentang usia 60 tahun ke atas rata-rata tekanan darah untuk laki-laki adalah 133/69 mm Hg dan 139/68 mm Hg.

Ketika seseorang mempunyai tekanan darah yang jauh melampaui tekanan darah pada umumnya, maka orang tersebut mempunyai tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dibagi menjadi beberapa tahap, seperti:

1. Tinggi

Seseorang dikatakan mempunyai tekanan darah tinggi ketika mempunyai tekanan sistolik 120-129 mm Hg dan tekanan diastolik di bawah 80 mm Hg.

2. Hipertensi Stadium 1

Tekanan darah dikatakan memasuki tahap hipertensi stadium 1 apabila tekanan sistolik berada pada kisaran 130-139 mm Hg dan tekanan diastolik berada pada kisaran 80-89 mm Hg.

3. Hipertensi Stadium 2

Hipertensi stadium 2 terjadi apabila tekanan sistolik berada pada kisaran 149-179 mm Hg dan tekanan diastolik berada pada kisaran 90-119 mm Hg.

4. Krisis Hipertensi

Seseorang mengalami krisis hipertensi ketika tekanan sistoliknya berada pada kisaran 180 mm Hg atau lebih tinggi dan tekanan diastolik berada pada kisaran 120 mm Hg atau lebih tinggi.

Cara untuk mengembalikan tekanan darah normal adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat, rutin berolahraga, berhenti merokok, dan rutin ke dokter untuk memeriksakan kondisi tekanan darah.



Simak Video "KuTips: 5 Tips Biar Kamu Nggak Hipertensi "
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya