Geger Wabah Mematikan di AS Serang Pria Gay dan Biseks AS, Ini Gejalanya

ADVERTISEMENT

Geger Wabah Mematikan di AS Serang Pria Gay dan Biseks AS, Ini Gejalanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 27 Jun 2022 16:31 WIB
3D illustration. Genetic test in test tube.
Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage
Jakarta -

Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan wabah penyakit meningokokus terburuk di antara pria gay dan biseksual, sepanjang sejarah AS. Laporan hingga Jumat kemarin (26/6) ada 26 kasus dan tujuh kematian, 24 di antaranya merupakan pria yang berhubungan seks dengan pria.

Enam dari kematian yang dilaporkan juga diidentifikasi sebagai bagian dari komunitas LGBTQ. CDC hingga kini masih menyelidiki pemicu wabah tersebut. Associate Director for Prevention, Division of Foodborne, Waterborne, and Environmental Diseases di CDC, Sam Crowe, menyebut saat ini sebagian kasus hampir ditemukan di seluruh negara bagian AS, meski masih berpusat di Florida.

Penyakit meningokokus tidak selalu mematikan. Umumnya, dua dari 10 orang yang terkena infeksi bakteri meninggal, menurut CDC. Tetapi begitu seseorang terpapar, perlu segera mendapatkan antibiotik.

Dikutip dari CNN, CDC memperingatkan pria gay dan biseksual yang berisiko terpapar meningokokus segera melapor ke fasilitas medis jika mengeluhkan gejala seperti leher kaku, sakit kepala, atau gejala mirip flu tetapi sangat parah.

"Demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, bahkan ruam ungu tua. Ini bisa berkembang sangat cepat dan menyebabkan kematian dalam waktu yang sangat singkat. Jadi kami memberi tahu orang-orang jika mereka melihat gejala itu, untuk memastikannya. pergi ke penyedia layanan kesehatan mereka sesegera mungkin," jelas Crowe.

Dikutip dari CDC, berikut gejala yang ditemukan.

Kondisi klinis

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Leher kaku pada kasus meningitis meningokokus
  • Sepsis
  • Ruam pada meningokokus.

Penularan

Penularan meningokokus bisa menyebar melalui sekresi pernapasan dan tenggorokan saat melakukan kontak dekat. Pasien meningokokus bisa membawa bakteri di nasofaring hingga menyebarkannya, tanpa mengalami gejala.



Simak Video "Tanggapan WHO soal Heboh Cacar Monyet Dilabeli Penyakit Gay"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT