Apa Itu Fase Manik Bipolar? Disebut-sebut Saat Marshanda Hilang Lalu Ketemu

ADVERTISEMENT

Apa Itu Fase Manik Bipolar? Disebut-sebut Saat Marshanda Hilang Lalu Ketemu

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 28 Jun 2022 10:15 WIB
Marshanda mengalami penurunan berat badan setelah diet.
Marshanda disebut mengidap fase manik bipolar. Apa itu fase manik bipolar? (Foto: Instagram/@marshanda99)
Jakarta -

Apa itu fase manik bipolar? Kondisi yang diidap oleh Marshanda sebelum dikabarkan hilang di Los Angeles, Amerika Serikat, lalu kini ditemukan. Hal ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga terkait kabar menghilangnya Marshanda di Amerika Serikat. Sang adik, Alyssa, mengklarifikasi jika kondisi Marshanda baik-baik saja dan sebenarnya tidak menghilang.

"Pernyataan klarifikasi, terkait dengan adanya pemberitaan soal hilangnya anak/kakak/keluarga kami, Marshanda yang hilang di Amerika Serikat, yang beredar di media sosial pada hari ini, Senin, 27 Juni 2022. Kami selaku keluarga ingin mengklarifikasi dan menginformasikan bahwa saat ini Marshanda baik-baik saja dan tidak menghilang," buka Alyssa, dalam Instagram Stories miliknya.

Sebelumnya, Marshanda sempat disebut mengidap fase manik bipolar. Di luar kasus tersebut, apa itu fase manik bipolar? Simak berikut ini.

Apa Itu Fase Manik Bipolar?

Sebagai informasi, gangguan bipolar (bipolar disorder) atau disebut 'manik-depresi' merupakan kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Ini mencakup emosi yang tinggi (mania atau hipomania) dan terendah (depresi).

Ketika mengalami depresi, seseorang bisa merasa sedih, putus asa, dan kehilangan kesenangan yang dapat mengganggu aktivitasnya. Begitu juga, jika emosi yang dirasakan sedang tinggi, pengidap biasanya merasa penuh energi dan mudah tersinggung. Perubahan suasana hati tersebut bisa mempengaruhi tidur, energi, aktivitas, penilaian, perilaku, dan kemampuan berpikir jernih seseorang.

Terdapat dua fase atau episode dalam gangguan bipolar, yaitu fase mania atau manik dan fase depresi. Pada fase manik, pengidapnya terlihat menjadi sangat bersemangat, enerjik, dan bicara cepat. Sedangkan pada fase depresi, pengidapnya akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Meskipun demikian, psikiater dr Andri SpKJ dari RS EMC Alam Sutera mengungkap pengidap bipolar tidak selalu dalam keadaan episode manik atau depresif. Mereka juga memiliki fase normal dalam periode tertentu dengan bantuan pengobatan.

"Pada orang bipolar itu ada kondisi fase normalnya juga, jadi bukan dalam kondisi depresi dan manik, kadang-kadang ada fase normalnya, ya itulah makanya membutuhkan pengobatan yang terus menerus, supaya pada fase normalnya itu jauh lebih lama, daripada fase sakitnya, baik sakit maniknya atau saat lagi fase depresif," tutur dr Andri kepada detikcom Senin (27/6/2022).

Adapun gejala dan ciri-ciri fase manik bipolar, di antaranya:

  • Merasa sangat senang, gembira atau gembira
  • Berbicara sangat cepat
  • Merasa penuh energi
  • Merasa diri penting
  • Merasa penuh dengan ide-ide baru yang hebat dan memiliki rencana penting
  • Menjadi mudah terganggu
  • Mudah tersinggung atau gelisah
  • Menjadi delusi, memiliki halusinasi dan pemikiran yang terganggu atau tidak logis
  • Tidak merasa ingin tidur
  • Tidak makan
  • Melakukan hal-hal yang sering memiliki konsekuensi yang membawa malapetaka
  • Membuat keputusan atau mengatakan hal-hal yang tidak sesuai dengan karakter dan yang dilihat orang lain sebagai berisiko atau berbahaya

Adakah Pengobatan Fase Manik Bipolar?

Sampai saat ini bipolar belum bisa disembuhkan secara total, tapi masih dapat dikontrol untuk mengelola gejalanya. Terapi yang digunakan untuk pasien bipolar adalah kombinasi dari terapi perilaku dan obat-obatan. Penting bagi pasien disiplin dalam terapinya untuk bisa mengelola gejala, mencegah episode serius.

"Tidak ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan bipolar. Tetapi, melalui terapi perilaku dan kombinasi yang tepat dari obat penstabil suasana hati, kebanyakan orang dengan gangguan bipolar dapat hidup normal, produktif, dan mengendalikan penyakitnya," ungkap WebMD seperti dikutip pada Selasa (28/6/2022).



Simak Video "Mengenal Fase Manik Bipolar yang Sempat Dialami oleh Marshanda"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT