Catat! 6 Makanan Penurun Darah Tinggi untuk Pengidap Hipertensi

ADVERTISEMENT

Catat! 6 Makanan Penurun Darah Tinggi untuk Pengidap Hipertensi

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kamis, 30 Jun 2022 14:46 WIB
Teh jahe bisa pengaruhi obat hipertensi
Makanan penurun darah tinggi. Ilustrasi darah tinggi atau hipertensi (Foto: iStockphoto)
Jakarta -

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu kondisi yang kerap dialami oleh masyarakat Indonesia. Kondisi ini terjadi saat tekanan darah terhadap dinding arteri cukup tinggi, sehingga penting untuk menerapkan pola makan sehat, misalnya mengkonsumsi makanan penurun darah tinggi.

Makanan yang dikonsumsi juga berperan terhadap tekanan darah di dalam tubuh. Pemilihan menu makan yang tepat sangat penting agar tekanan darah tidak melonjak. Biasanya makanan yang disarankan untuk pasien hipertensi merupakan makanan yang rendah natrium, lemak dan kolesterol, tapi tinggi akan serat, kalsium, kalium, dan protein.

Makanan Penurun Darah Tinggi

Dikutip dari Medical News Today, berikut daftar makanan penurun darah tinggi yang bisa konsumsi sehari-hari.

1. Oat

Oat mengandung sejenis serat yang disebut beta-glukan, berfungsi untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.

Sebuah studi hewan pengerat pada tahun 2020 menemukan bahwa beta glukan dan avenanthramide C di dalam gandum dapat mengurangi kadar malondialdehid atau penanda stres oksidatif pada tikus hipertensi. Hasil ini menunjukkan bahwa bahan-bahan yang ada dalam gandum dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi dan melindungi kesehatan jantung dengan cara lain.

2. Semangka

Selain rasanya yang enak, semangka juga termasuk sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi. Kandungan asam amino yang disebut citrulline di dalam semangka, kemudian diubah menjadi arginin oleh tubuh, dapat membantu tubuh memproduksi oksida nitrat atau gas yang melemaskan pembuluh darah.

Efek tersebut membantu aliran darah lebih lancar dan menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah studi kecil tahun 2019, 27 orang mengonsumsi jus semangka atau minuman lain sebelum berolahraga. Wanita yang minum jus semangka tidak mengalami peningkatan tekanan darah setelah berolahraga, meskipun pria mengalaminya.

3. Cokelat Hitam

Makanan penurun tekanan darah tinggi berikutnya adalah cokelat hitam atau disebut dark chocolate. Makanan enak ini mengandung flavonoid antioksidan yang membantu mengurangi tekanan darah.

4. Jus Buah Bit

Mengkonsumsi jus buah bit dapat menurunkan tekanan darah dalam jangka pendek dan panjang lantaran mengandung nitrat diet.

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa pengidap hipertensi yang meminum 250 mililiter (ml) atau sekitar 1 cangkir jus bit merah setiap hari selama 4 minggu, memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan orang yang tidak meminumnya.

Para peneliti mencatat penurunan rata-rata tekanan darah sebesar 7,7/5,2 mm Hg selama periode 24 jam

5 Pisang

Pisang mengandung potasium yang dapat membantu mengelola hipertensi. Satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram (mg) kalium.

Menurut American Heart Association (AHA), kalium mengurangi efek natrium dan meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah.

6. Bawang Putih

Bahan alami yang dijadikan sebagai bumbu masakan, bawang putih dipercaya memiliki sifat antibiotik dan antijamur yang juga termasuk makanan penurun kolesterol tinggi.

Sebuah tinjauan tahun 2020 mengungkapkan bahwa bawang putih secara umum, khususnya bawang putih Kyolic, dapat mengurangi:

  • Tekanan darah
  • Kekakuan arteri
  • Kolesterol

Oleh karena itu, selain meminum obat hipertensi usahakan juga mengimbanginya dengan pola hidup sehat, seperti makanan penurun darah tinggi.



Simak Video "Waspada! Dokter Jantung Ungkap Pemicu Stroke di Usia Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT