ADVERTISEMENT

Kamis, 30 Jun 2022 16:00 WIB

WHO Bawa Kabar Kurang Enak, COVID Global Ngegas! Kematian Naik di Wilayah Ini

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director General of the World Health Organization (WHO), talks to the media regarding the coronavirus and global health priorities in 2022, during a press conference, at WHO headquarters in Geneva, Switzerland, Monday, Dec. 20, 2021. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP) WHO bawa kabar kurang enak, COVID-19 global kembali ngegas! Foto: Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP
Jakarta -

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan kondisi pandemi COVID-19 dunia makin meningkat disebabkan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Tedros menyatakan subvarian ini telah muncul di 110 negara dan membuat angka kematian meningkat di beberapa wilayah.

"Pada COVID-19, didorong oleh BA.4 dan BA.5 di banyak tempat, kasus meningkat di 110 negara, menyebabkan kasus global secara keseluruhan meningkat sebesar 20 persen dan kematian telah meningkat di tiga dari enam wilayah WHO namun sebagai angka global tetap relatif stabil," ujar Tedros pada konferensi pers, dikutip dari website resmi WHO, Kamis (30/6/2022).

Tedros menyatakan kemampuan untuk melacak varian Omicron saat ini dan kemungkinan varian baru COVID-19 di masa depan, semakin sulit dilakukan. Hal ini disebabkan rendahnya pelaporan kasus global dan menurunnya genome sequencing.

"Kemampuan kami untuk melacak virus berada di bawah ancaman karena pelaporan dan genome sequencing menurun yang berarti semakin sulit untuk melacak Omicron dan menganalisis varian yang muncul di masa depan," sambungnya.

Menghadapi situasi COVID-19 dunia yang meningkat, Tedros meminta agar semua negara menggencarkan vaksinasi di tengah tahun ini hingga mencapai 70 persen populasi masing-masing negara.

"Kami mendekati titik tengah tahun, yang merupakan titik di mana WHO telah meminta semua negara untuk memvaksinasi setidaknya 70 persen dari populasi mereka," pesannya.

"Pandemi ini berubah tapi belum berakhir. Kami telah membuat kemajuan tetapi ini belum berakhir," pungkasnya.



Simak Video "Waspadai Gelombang Covid Baru, Ahli Sarankan Vaksinasi Dosis Keempat"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya