ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Jul 2022 08:12 WIB

Tampon Bisa Merusak Keperawanan? Ini Fakta di Balik 4 Mitos Menstruasi

Christina Butarbutar - detikHealth
Ilustrasi menstruasi Ilustrasi siklus menstruasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ekaterina79)

3. Sinkronisasi siklus menstruasi, mitos atau fakta?

Banyak wanita yang mungkin pernah mengalami "penyelarasan periode" di lingkungan sekolah, tempat kerja, atau berbagi rumah.

Dalam artikel Nature tahun 1971 menyebutkan bahwa wanita yang tinggal berdekatan, teman sekamar di asrama perguruan tinggi, atau yang berteman dekat, mengalami peningkatan sinkroni siklus menstruasi.

Penulis penelitian percaya bahwa ini mungkin terjadi karena wanita yang hidup sangat dekat bersama-sama "bertukar" feromon dari waktu ke waktu, yang akhirnya menyebabkan fenomena ini.

Penelitian lain meragukan metodologi yang digunakan tahun 1971 tersebut karena kurangnya bukti empiris. Penelitian yang diterbitkan baru-baru ini tidak menemukan bahwa teman sekamar di kampus mengalami sinkroni menstruasi.

Sejak saat itu, para penyelidik menjadi lebih cenderung percaya bahwa gagasan itu hanyalah mitos yang bertahan lama, dengan sinkroni apa pun yang murni hanya kebetulan saja.

4. Tampon merusak keperawanan?

Kesalahpahaman yang paling sering mengacu pada penggunaan tampon untuk menyerap darah menstruasi. Memasukkan tampon ke dalam vagina, beberapa orang mungkin khawatir bahwa ini dapat menyebabkan beberapa kerusakan.

Salah satu kekhawatiran utama adalah bahwa memasukkan tampon dapat merusak selaput darah yang disebut sebagai "tanda keperawanan".

Pada kenyataannya, selaput dara adalah selaput elastis yang melapisi lubang vagina dan biasanya tidak menutupi lubang vagina. Ketika selaput dara melar, memasukkan benda sekecil tampon bisa saja tidak akan menyebabkan robekan. Sebaliknya, selaput dara juga bisa robek karena sebab lain seperti bersepeda maupun naik kuda.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Wanita Menstruasi Aman dari Gagal Jantung, Benarkah? "
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT