ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Jul 2022 14:38 WIB

Sambut Idul Adha, Simak 5 Tips Kurban Bebas PMK dari Pakar Ini

Erika Dyah - detikHealth
Tokopedia Foto: Tokopedia-Ahli Kesehatan Masyarakat IPB drh. Denny Widaya Lukman
Jakarta -

Tokopedia menggandeng pakar untuk berbagi informasi penting dalam menyambut Idul Adha. Khususnya, perihal kegiatan kurban yang aman dari risiko penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan yang belakangan tengah mewabah.

Dokter Hewan dan Ahli Kesehatan Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), drh. Denny Widaya Lukman memberikan lima tips kurban bebas PMK untuk masyarakat. Mulai dari pemilihan, penyembelihan hingga pengolahan daging. Ingin tahu? Simak informasi selengkapnya berikut

1. Ketahui Ciri Hewan dengan PMK

Denny menjelaskan beberapa gejala yang umumnya timbul pada hewan ternak terjangkit PMK. Hewan tersebut antara lain sapi, kambing, kerbau hingga domba.

"Mulai dari sariawan pada mulut, bibir, lidah dan dinding bagian dalam pipi, air liur yang berlebihan serta luka atau lepuh di atas dan celah di antara dua kuku. Selain itu, kuku hewan yang terluka juga dapat terlepas apabila tidak diobati segera," kata Denny dalam keterangan tertulis, Minggu (3/7/2022).

2. Cara Tepat Memotong Hewan Kurban

"Pisahkan sapi dan domba karena domba cenderung tidak menunjukkan gejala jika tertular PMK. Panitia kurban hendaknya memotong semua hewan sehat terlebih dulu," saran Denny.

Ia menambahkan hewan kurban dengan PMK yang bergejala ringan boleh dipotong dengan tetap memperhatikan kebersihan. Sedangkan limbah kotoran hewan yang sakit dibuang dengan ditanam di tanah atau dipisahkan pada tempat tertentu. Kemudian laporkan pada dinas penyelenggara peternakan dan kesehatan hewan agar segera memindahkannya.

3. Segera Distribusikan Daging Kurban

Deny mengimbau daging kurban dapat diterima masyarakat yang membutuhkan maksimal 5 jam setelah pemotongan. Hal ini untuk menghindari perubahan kimiawi pada daging dan berkembangnya bakteri.

"Daging juga dapat diolah menjadi kornet karena dari aspek keamanan pangan, pemanasan dalam proses produksi kornet dapat menginaktivasi virus," terangnya.

4. Olah Daging secara Tepat

Denny mengingatkan agar masyarakat tidak perlu khawatir karena PMK tidak menulari manusia.

"Terkait pengolahan daging kurban, sebaiknya dimasak hingga matang agar mematikan bakteri/virus atau disimpan dalam freezer untuk mempertahankan kesegaran daging," tuturnya.

Ia menjelaskan walaupun daging dibekukan, nutrisinya akan tetap terjaga dan daging tidak mengalami perubahan kimiawi secara alami.

5. Pilih Layanan Kurban Online Agar Praktis dan Tetap Amanah

Kini, masyarakat bisa tetap berkurban secara praktis dan tetap amanah lewat fitur Tokopedia Qurban. Fitur ini melibatkan sejumlah lembaga kemanusiaan terpercaya termasuk Dompet Dhuafa, Ecoqurban, BAZNAS, Human Initiative, Inisiatif Zakat Indonesia, Rumah Zakat, dan NU CARE-LAZISNU.

Regional External Communications Senior Lead Tokopedia, Rizky Juanita Azuz menjelaskan hewan kurban yang disalurkan oleh lembaga kemanusiaan tersebut juga berada di bawah pengawasan Dinas Pertanian dan Peternakan, Kementerian Pertanian RI.

"Di Tokopedia Qurban, masyarakat bisa mengetahui status hewan kurban, termasuk sebelum dan sesudah penyembelihan serta pendistribusian daging kurban yang dikirim lewat notifikasi handphone. Sertifikat kurban juga akan dikirim melalui email dan notifikasi sebagai bukti sah," jelas Rizky.

Lebih lanjut, Rizky mengungkap antusiasme masyarakat dalam berkurban lewat platform digital sangatlah tinggi. Ia merinci kambing standar ukuran 23-28 kilogram, kambing medium 29-34 kilogram, dan kambing premium di atas 34 kilogram menjadi hewan kurban yang paling laris di Tokopedia pada Idul Adha 2021 lalu.

"Ogan Komering Ulu Timur, Dumai, Tegal, Manokwari hingga Magelang menjadi beberapa daerah dengan peningkatan transaksi melalui Tokopedia Qurban tertinggi pada Idul Adha 2021 dibandingkan periode Idul Adha 2020," ungkap Rizky.



Simak Video "Mentan Pastikan Hewan Kurban Idul Adha Bukan dari Zona Merah PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT