ADVERTISEMENT

Selasa, 05 Jul 2022 17:14 WIB

Cek! Daftar Penyakit yang Bikin 'Tekor' BPJS Kesehatan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Komisi IX DPR panggil direksi BPJS Kesehatan untuk melakukan rapat dengar pendapat. Rapat itu salah satunya membahas isu kebocoran data ratusan juta peserta. Dirut BPJS Kesehatan. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Setiap tahunnya, BPJS Kesehatan mengeluarkan sejumlah dana untuk membiayai perawatan kesehatan masyarakat. Berdasarkan laporan tahunan BPJS Kesehatan per tahun 2021, ada delapan penyakit yang pembiayaannya tertinggi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan beban jaminan kesehatan per tahun 2021 sebesar Rp 90,33 triliun. Penyakit katastropik masih menjadi beban pembiayaan terbesar.

"Jadi untuk pembiayaan kesehatan, yang kami bisa sampaikan utk penyakit katastropik, mencapai 25 persen dari total pembiayaan seluruhnya," kata Gufron dalam acara Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan tahun 2021, Selasa (5/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Gufron juga menyinggung masih banyak masyarakat yang merasa berat membayar iuran BPJS, padahal kebanyakan di antaranya mampu membeli rokok.

"Kalau bayar rokok, Rp 150 ribu sebulan masih oke, tapi kalau bayar iuran BPJS Kesehatan 42 ribu merasa berat," ungkapnya.

Berikut daftar penyakit dengan beban pembiayaan terbesar BPJS Kesehatan:

  • Penyakit jantung: Rp 8,671 T
  • Kanker: Rp 3,500 T
  • Stroke: Rp 2,163 T
  • Gagal ginjal: Rp 1,781 T
  • Thalasemia: Rp 604,6 M
  • Hemofilia: Rp 590,6 M
  • Leukimia: Rp 364,6 M
  • Sirosis hati: Rp 238,4 M


Simak Video "Hati-hati! Nunggak Iuran BPJS Kesehatan Bisa Kena Denda Rp 30 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT