ADVERTISEMENT

Rabu, 06 Jul 2022 18:00 WIB

Warga +62 Merapat! Ada Kabar Baik Nih soal Prediksi COVID-19 RI Agustus

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Presiden Joko Widodo melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka. Aturan itu diterapkan karena kasus COVID-19 di Indonesia dinilai semakin membaik Epidemiolog berikan kabar baik soal prediksi kondisi COVID-19 di bulan Agustus. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi Indonesia sudah memasuki fase puncak Omicron BA.4 dan BA.5. Hal itu berkaca dari perhitungan puncak kedua subvarian Omicron baru di negara lain.

Komentar senada juga dinyatakan ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono yang menilai Indonesia saat ini sudah berada di fase puncak kasus Omicron. Ia juga memprediksi Indonesia akan mengalami penurunan kasus COVID-19 di bulan Agustus mendatang.

"Memang terjadi kenaikan kasus sebelumnya dan keliatan akan melambat, jadi saya kira ini puncak bukit ya bukan puncak gunung jadi harus dipertahankan, jadi Pak Presiden pas Agustus mendatang merayakan kemerdekaan kemungkinan kasus sudah fase menurun ya," ungkap Pandu saat dihubungi detikcom, Rabu (6/7/2022).

Pandu juga menyatakan pemerintah seharusnya sudah perlu mengubah fokus dari aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menuju strategi tersebarnya cakupan vaksinasi booster.

"Peningkatan vaksinasi booster dan sekarang jadi fokus semuanya, bukan PPKM yang jadi isu. Booster pas jadi mudik lebaran ternyata dampak daripada mudik tidak ada bahkan tidak signifikan, kita tentu ingin mempertahankan kondisi semacam ini," ucapnya.

Ia juga menambahkan, soal perayaan hari raya Idul Adha yang sebentar lagi akan dirayakan oleh masyarakat muslim di Indonesia tidak perlu dikhawatirkan karena tidak akan berpengaruh signifikan pada peningkatan kasus jika dilaksanakan dengan mentaati protokol kesehatan.

"Idul Adha setiap kerumunan ada potensi kenaikan, yang penting tidak berdampak pada keparahan atau hospitalisasi dan orang tidak meninggal. Namun jika taat prokes saya kira aman," ungkapnya.

"Jadi sebenarnya tidak berdampak banyak sih ya, kan cuma weekend ini aja apalagi jika masyarakat sudah booster," pungkasnya.



Simak Video "Kasus Covid-19 di RI Terus Melandai, Ahli Imbau Tetap Waspada"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT