ADVERTISEMENT

Kamis, 07 Jul 2022 08:42 WIB

Gejala BA.4-BA.5 Disebut Lebih Enteng, Begini Temuan Kemenkes RI

Vidya Pinandhita - detikHealth
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Indonesia diterpa lonjakan kasus COVID-19 imbas subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Kedua subvarian ini disebut-sebut memicu gejala lebih ringan dibanding varian Corona pada gelombang sebelumnya. Lantas, seperti apa kondisi kebanyakan pasien BA.4 dan BA.5 di RI?

Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan, lebih banyak pasien BA.4 dan BA.5 yang bergejala dibandingkan tidak bergejala. Mengacu pada manifestasi klinis dan vaksin BA.4 dan BA.5 per 4 Juli pasien BA.4 dan BA.5, sebanyak 566 (52,41 persen) pasien BA.5 bergejala dan 35 (3,24 persen) tidak bergejala.

Sedangkan pada kasus infeksi BA.4, sebanyak 53 (55,18 persen) pasien bergejala dan 1 pasien (3,31 persen) tidak bergejala.

Namun dari temuan tersebut Kemenkes RI memaparkan, mayoritas pasien BA.4 dan BA.5 di RI mengalami gejala ringan. Berikut data jumlah pasien pada masing-masing tingkatan gejala:

Subvarian Omicron BA.4:

  • Tanpa gejala: 1 pasien (1,85 persen)
  • Ringan: 42 pasien (77,78 persen)
  • Sedang: 11 pasien (20,37 persen)
  • Berat: 0 pasien
  • Kritis: 0 pasien
  • Meninggal: 0 pasien

Subvarian Omicron BA.5:

  • Tanpa gejala: 35 pasien (5,82 persen)
  • Ringan: 475 pasien (79,03 persen)
  • Sedang: 85 pasien (14,14 persen)
  • Berat: 2 pasien (0,33 persen)
  • Kritis: 1 pasien (0,17 persen)
  • Meninggal: 3 pasien (0,50 persen)

Apa saja gejalanya?

Lebih lanjut menurut data Kemenkes RI, gejala paling banyak dikeluhkan pasien subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 adalah batuk. Pada kasus infeksi BA.4, sebanyak 35 pasien mengalaminya. Gejala tersebut disusul oleh demam dialami 21 orang, pilek dialami 13 orang, nyeri tenggorokan dialami 11 orang, sakit kepala dialami 4 orang, dan sesak napas dialami 2 orang.

Kemudian pada kasus infeksi BA.5, sebanyak 358 pasien mengalami gejala batuk, 250 pasien mengalami pilek, 237 pasien mengalami demam, 143 pasien mengalami nyeri tenggorokan, 55 orang mengalami sakit kepala, 17 orang mengalami mual dan muntah, 16 orang mengalami pusing, 7 orang mengalami sesak napas, dan 4 orang mengalami anosmia.



Simak Video "Studi Ungkap Gejala Covid-19 Paling Sering Muncul di Gelombang BA.4-BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT