ADVERTISEMENT

Kamis, 07 Jul 2022 15:01 WIB

Jelang Idul Adha, Kasus PMK di RI Lebih dari 300 Ribu! Ini Sebaran Wilayahnya

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) membuat penjualan hewan kurban di Sukabumi menurun. Untuk menarik pembeli, para pedagang pun menurunkan harga sapi. Jelang Idul Adha, kasus PMK di RI lebih dari 300 ribu! ini sebaran wilayahnya. Foto: Siti Fatimah
Jakarta -

Menjelang lebaran Idul Adha yang ditetapkan pemerintah jatuh pada tanggal 10 Juli 2022 mendatang, kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Berdasarkan data dari laman Siagapmk.id per Kamis (7/7/2022), sudah ada 332.632 kasus PMK yang tersebar di 21 provinsi.

Dari jumlah infeksi tersebut, sebanyak 2.120 hewan ternak mati. Sebanyak 114.195 hewan sembuh dan 213.409 kasus aktif atau belum sembuh.

Saat ini, provinsi yang menyumbang kasus PMK terbanyak adalah Jawa Timur dengan 134.996 kasus. Disusul Nusa Tenggara Barat dengan 49.879 dan Jawa Tengah 37.008 kasus.

Berikut daftar wilayah yang terdampak kasus PMK di Indonesia yang dikutip dari laman Siagapmk.id per Kamis (7/7):

  • Jawa Timur: 134.996
  • Nusa Tenggara Barat: 49.879
  • Jawa Tengah: 37.008
  • Aceh: 34.223
  • Jawa Barat: 33.210
  • Sumatera Utara: 13.156
  • DI Yogyakarta: 8.708
  • Sumatera Barat: 6.737
  • Kepulauan Bangka Belitung: 3.532
  • Banten: 2.068
  • Kalimantan Barat: 1.656
  • Bengkulu: 1.422
  • Jambi: 1.380
  • DKI Jakarta: 1.016
  • Riau: 926
  • Lampung: 733
  • Kalimantan Selatan: 523
  • Kalimantan Tengah: 478
  • Kepulauan Riau: 415
  • Sumatera Selatan: 348
  • Bali: 218

Apakah Bisa Menular ke Manusia?

Dokter spesialis penyakit dalam dr Erni Juwita Nelwan, SpPD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengungkap penularan PMK pada manusia sebetulnya bisa terjadi. Namun, sulit untuk menimbulkan efek sakit. Mengutip jurnal Pubmed, ia menegaskan kasus PMK pada manusia terakhir dicatat 1966 silam.

"Ada implikasi, tapi bukan ancaman yang menakutkan. Jadi ada risiko paparan, Kalau untuk penyakit PMK terhadap orang-orang yang kontak, tidak 0 persen, memang bisa terjadi. Kita bisa terinfeksi tetapi tidak sakit," beber dr Erni dalam webinar beberapa waktu lalu.

"Kalau pada orang-orang yang peternak, dia mengalami gejala ringan dan sifatnya self limiting, sembuh sendiri," sambung dia.

Bagaimana Cara Mengkonsumsi Daging yang Aman?

Cara paling aman mengonsumsi daging di tengah kekhawatiran PMK adalah memastikan mengolah daging dengan benar dalam waktu dan suhu yang tepat. Sebagai contoh:

  1. Daging yang dibeli dari pasar atau supermarket langsung dimasak, didihkan (tanpa dicuci)
  2. Dipanaskan atau dimasak hingga suhu di dalam daging minimal 70 derajat Celcius selama 30 menit


Simak Video "Ini Tata Cara Vaksinasi PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya