ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 06:00 WIB

Round Up

Marak Perokok Belia di 'Citayam Fashion Week', Tanggung Jawab Siapa?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
potret miris perokok belia di ibukota Fenomena perokok belia di Citayam Fashion Week (Foto: infografis detikHealth)
Jakarta -

Suasana sore di area Taman Stasiun MRT Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat ramai oleh para remaja dari berbagai daerah di pinggiran Jakarta seperti Citayam, Depok, dan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Fenomena ini lantas viral dengan sebutan 'Citayam Fashion Week'.

Sambil nongkrong, para ABG (anak baru gede) yang umumnya datang dari pinggiran Jakarta seperti Citayam dan Bojong Gede tersebut banyak yang mengisap rokok.

Seperti, Adel (13) remaja perempuan asal Depok yang masih berstatus pelajar kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, menyatakan dirinya merokok hanya untuk iseng-iseng. Uang untuk merokok didapatkan dari uang yang diberikan orang tua sebagai ongkos bermain.

"Aku uang dari ongkos sih dikasih ortu, ya nggak bilang buat merokok belum boleh," ucapnya sambil menghisap rokok, ditemui detikcom, Kamis (7/7/2022).

Adel tidak sendiri, masih banyak remaja usia belia lain di area tersebut yang terlihat nongkrong dan berjalan-jalan sambil merokok. Jika diamati, memang di sekitar area Taman Stasiun MRT Dukuh Atas, Sudirman, tidak terlihat adanya papan tanda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Hal ini juga dikonfirmasi oleh salah satu petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat yang berjaga di sana.

"Memang di sini imbauannya bukan untuk tidak merokok ya, karena sulit melarang karena ini area terbuka. Tapi kita edukasi dan lakukan razia jika ada sampah atau puntung rokok yang dibuang sembarangan," ujar Wasis Gunawan, Kepala Seksi Penanganan Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, saat ditemui detikcom, Kamis (7/7).

Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dr Budi Setiawan menyebut seharusnya fasilitas umum seperti taman dan area transportasi publik merupakan kawasan yang otomatis bebas dari asap rokok.

Menurut dr Budi, seharusnya walaupun belum ada papan tanda KTR, petugas di sana sudah memahami aturan kawasan tanpa rokok.

"Memang tidak ada tanda, tapi secara 'de jure' aturan itu ada, jadi harus ada himbauan petugas secara langsung orang-orang di situ untuk tidak merokok," ucapnya pada detikcom, Jumat (8/7/2022).

Perokok belia di Citayam Fashion WeekPerokok belia di Citayam Fashion Week Foto: Dharmajati Yusuf Fadli/detikHealth

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi, menyatakan upaya pengendalian rokok membutuhkan dukungan lintas sektor.

"Dengan adanya identifikasi kondisi seperti ini kita berharap dukungan lintas sektor karena penanganan pengendalian rokok tidak hanya di bidang kesehatan saja," ujarnya pada detikcom, Jumat (8/7).

Nadia juga menyoroti pentingnya peraturan daerah terkait kawasan tanpa rokok di tempat umum.

NEXT: Akses rokok di usia belia

Saksikan juga: Bocil - bocil dengan Outfit Maksimal Tampil di 'Citayam Fashion Week'

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT