ADVERTISEMENT

Selasa, 12 Jul 2022 07:18 WIB

Waduh! Menkes Temukan Status 'Hitam' COVID-19 Tapi Tak Tercatat PeduliLindungi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melaporkan banyak masyarakat yang melakukan tes PCR namun tak mau hasilnya tercantum di PeduliLindungi. Mereka meminta lab untuk tidak melaporkan hasilnya ke dalam sistem NAR Kemenkes sehingga hasilnya tidak muncul di PeduliLindungi.

"Ini harus didisiplinkan, kalau ada seperti itu (Lab tidak memasukan hasil ke sistem) harus langsung ditegur. Kami menemukan kasus ada pasien yang mengeluh sakit tapi dites di Lab mana tidak dilaporkan, dan tidak ada di PeduliLindungi," tutur Menkes dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (12/7/2022).

Seperti yang diketahui, pasien dengan hasil PCR positif di PeduliLindungi akan terlabel 'hitam'. Dengan label ini pasien tidak dapat masuk ke mall, perkantoran, hotel dan juga transportasi umum untuk mencegah mereka menularkan virus COVID-19 ke orang lain.

Mencegah hal tersebut, Menkes dengan tegas menginstruksikan semua laboratorium pemeriksaan tes COVID-19 untuk memasukan hasil tes PCR ke dalam sistem New All Record (NAR) Kemenkes. Bagi Lab yang tidak patuh, izin operasionalnya akan dibekukan atau bahkan dicabut.

"Kalau sampai kita menemukan mereka tidak memasukan hasil tes PCR, kami akan bekukan izinnya. Dan kalau tetap tidak patuh, izin operasionalnya akan kita cabut. Lab wajib memasukkan data semua orang yang dites PCR," tegas Menkes.



Simak Video "Kata Kemenkes RI soal PeduliLindungi Eror Pagi Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT