ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Jul 2022 15:09 WIB

Curhatan Mark Ruffalo 'The Hulk' Sempat Idap Tumor Otak Langka

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
BEVERLY HILLS, CA - FEBRUARY 08:  Actor Mark Ruffalo attends the 88th Annual Academy Awards nominee luncheon on February 8, 2016 in Beverly Hills, California.  (Photo by Kevin Winter/Getty Images) Foto: Kevin Winter/Getty Images
Jakarta -

Baru-baru ini aktor The Incredible Hulk, Mark Ruffalo, membagikan pengalamannya berjuang melawan penyakit tumor otak langka. Sebelum didiagnosis, sang aktor mengaku sempat bermimpi mengidap penyakit tersebut.

Khawatir akan mimpinya, bintang Avengers itu langsung terdorong untuk memeriksakan diri ke dokter.

"Saya takut meninggal dunia, itu kekhawatiran terbesar saya," kata Mark Ruffalo, dikutip dari Express, Kamis (14/7/2022).

Setelah memberi tahu seorang dokter di lokasi syuting The Last Castle, Mark diminta untuk segera melakukan CAT scan. Berdasarkan hasil lab, ia memiliki massa di belakang telinga kirinya seukuran bola golf.

Ternyata itu merupakan tumor otak langka yang disebut neuroma akustik. Kondisi tersebut juga dikenal sebagai schwannoma vestibular atau tumor yang tumbuh pada saraf yang bertanggung jawab untuk mendengar dan menjaga keseimbangan.

Meski terbilang tumor jinak, Mark Ruffalo harus tetap menjalani operasi.

Kala itu, Mark mengaku sangat takut dengan operasi yang harus dijalankannya. Apalagi, pihak dokter mengatakan ada kemungkinan saraf wajahnya terpengaruh oleh operasi pengangkatan tumor tersebut.

Mengetahui itu, Mark langsung berdoa demi kesembuhannya dan memohon agar wajahnya tidak terdampak operasi.

"Aku berdoa kepada Tuhan jangan ambil nyawa dan wajahku. Tanpa nyawa dan wajahku, aku tidak menghidupi dan memberikan penghasilan untuk keluargaku," ujar Mark dalam doanya.

Beberapa hari setelah menjalani operasi, wajahnya mulai lumpuh. Empat hari kemudian, dia tidak bisa menggerakan sisi kiri wajahnya.

Masa pemulihannya berlangsung cukup lama dan penuh emosional yakni berkisar 10 bulan. Ia melibatkan akupuntur dan terapi kranial sakral.

Sementara menurut National Health Service (NHS) Inggris, gejala neuroma akustik termasuk gangguan pendengaran pada satu telinga, tinnitus, dan vertigo.



Simak Video "Peringati Hari Cerebral Palsy, CT ARSA Foundation Gelar Kampanye Edukasi"
[Gambas:Video 20detik]
(any/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT