Sering Cemas karena Mr P Terlihat Kecil? Bisa Jadi Kamu Kena Sindrom Ini

ADVERTISEMENT

Sering Cemas karena Mr P Terlihat Kecil? Bisa Jadi Kamu Kena Sindrom Ini

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Senin, 18 Jul 2022 22:33 WIB
Diet, fitness and health concept presented by yellow banana wrapped in measure tape isolated on yellow paper background
Ilustrasi penis. (Foto: iStock)
Jakarta -

Tidak sedikit pria di dunia yang merasa kurang puas dengan ukuran alat kelaminnya. Ketika perasaan tersebut terus dirasakan oleh seorang pria, maka dikhawatirkan pria tersebut akan mengalami Small Penis Syndrome.

Dokter spesialis urologi, dr Gampo Alam Irdam, SpU(K) mengatakan bahwa Small Penis Syndrome adalah kondisi kecemasan seorang pria yang merasa bahwa ukuran penisnya lebih kecil dibandingkan pria seusianya. Hal itu biasanya dipicu oleh kepercayaan masyarakat yang menilai bahwa ukuran penis mencerminkan tingkat maskulinitas.

"Ada yang namanya small penis syndrome, itu kondisi kecemasan di mana seorang pria merasa kok penisnya kecil dibandingkan pria yang lainnya, padahal ukuran penis dia itu normal," ujar dr Gampo melalui live Instagram RSCM Kencana, Senin (18/7/2022).

Ketika hal itu mencapai tingkat kecemasan yang parah akan mengakibatkan pria tersebut mengambil tindakan-tindakan pembesaran penis yang sebenarnya berbahaya. Umumnya, pria yang mengidap Small Penis Syndrome akan melakukan berbagai upaya agar penisnya membesar sesuai dengan keinginannya.

"Kalo misalnya ada terus perasaan itu, biasanya nanti dia melakukan tindakan tertentu yang ilegal pada penisnya biasanya disuntik pake cairan tertentu atau minyak tertentu dengan harapan dapat memperbesar ukurannya," tuturnya.

"Namun ternyata sebanyak lebih dari 60 persen orang yang melakukan hal tersebut merasa tidak puas dengan hasilnya, karena efeknya banyak banget, seperti nyeri, bengkak, gatal, kemerahan, bahkan hingga kulit penisnya bernanah," sambungnya.

dr Gampo juga menjelaskan bahwa memang ada kondisi di mana seorang pria mempunyai penis kecil atau micro penis. Ketika hal itu terjadi umumnya akan dilakukan terapi dengan menambahkan hormon testosteron kepada pria tersebut.

"Ada yang namanya micro penis atau kondisi penis yang lebih kecil dari rata-rata ukuran penis pria seusianya, kalo studi luar negeri itu katanya ketika ukurannya kurang dari 7,5 cm dalam kondisi di renggangkan, selain itu ada tanda lain seperti buah zakarnya mengecil hingga tidak tumbuhnya bulu pubis," ujar dr Gampo.

"Itu bisa diterapi dengan menambahkan hormon testosteron agar penisnya membesar. Namun, sekali lagi itu hanya bisa dilakukan ketika seorang pria belum mencapai masa pubertas. Ketika sudah mencapai pubertas atau usia dewasa itu tidak bisa," pungkasnya.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT