ADVERTISEMENT

Kamis, 21 Jul 2022 08:30 WIB

Ulasan Khusus

Memperbesar hingga Memperbaiki Penis Patah, Mak Erot Pakai Apa Sih?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Topik Hangat Reparasi 'Si Anu'
Jakarta -

Terapi pengobatan tradisional selalu punya tempat tersendiri bagi peminatnya. Tak terkecuali untuk mengatasi berbagai kondisi yang oleh medis dianggap sebagai kasus serius, seperti penis patah.

Faktanya, Haji Saepudin (63), yang mengaku sebagai penerus terapi legendaris Mak Erot mengaku juga melayani pasien dengan keluhan penis patah. Terapi yang diberikan memang lebih lama dibanding terapi lain yang lebih populer, yakni memperbesar penis.

Untuk memperbesar penis, Saepudin mengawali terapi dengan sesi pemijatan di sekitar kaki dan alat vital. Semacam screening awal untuk mengidentifikasi kebutuhan pasien.

"Diperiksa dulu, baru dikasih mantra alat vital, baru dikasih ramuan. Yang dimakan terong pancasona, lemang, air ramuan, lalu dioles di alat vital pakai minyak oles. Ini kan pengobatan luar dalam," ucap yang mengaku sebagai cucu tertua Mak Erot, ditemui detikcom, Rabu (20/7/2022).

Soal ramuan yang diberikan, ia enggan membeberkannya. Yang pasti, ia menjamin semua bahan yang digunakan adalah bahan alami.

"Itu racikan pak Haji, rahasia pak Haji. Pastinya alami nggak disuntik, alami dari bahan alami tanam-tanaman," bebernya.

Lipsus Mak EROT untuk detikhealthRamuan rahasia untuk memperbesar Mr P di klinik Mak Erot. Foto: Rachman_punyaFOTO

Sebagai penunjang, terapi tradisional yang diberikan Saepudin juga memiliki sejumlah pantangan. Anak Saepudin, Muhammad Dasep (33), membeberkan sejumlah hal yang wajib dihindari agar hasil terapi lebih optimal.

"Ada 3 pantangannya, pisang emas, sereh, terong ungu mentah. Kecuali sudah digoreng atau direbus boleh," tutur Dasep.

"Itu seumur hidup mentah (gak boleh). Seumur hidup nggak boleh dilanggar. Kalau pantangannya dilanggar balik semula lagi, ke sini lagi. Kalo mau itu juga," sambungnya.

NEXT: Beneran manjur? Cek pandangan dokter di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Topik Hangat Reparasi 'Si Anu'

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT