ADVERTISEMENT

Minggu, 24 Jul 2022 19:39 WIB

Kisah Haru Jemaah Haji Alami Serangan Jantung Saat Beribadah di Mekkah

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
MECCA, SAUDI ARABIA - JUNE 22: Muslims, who came to the holy lands from all over the world, start their worship to fulfill the Hajj pilgrimage in Mecca, Saudi Arabia on June 22, 2022. Thousands of prospective pilgrims circumambulated and prayed in the Kaaba. (Photo by Ashraf Amra/Anadolu Agency via Getty Images) Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Tim visitasi KKHI Mekkah mendapati beberapa jemaah haji yang mengalami masalah kesehatan saat tengah melaksanakan ibadah Haji.

Salah satu jemaah haji asal Wonosobo, Jawa Tengah, bernama Muhadi harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Mina Al Wadi karena mengalami serangan jantung. Ia mengalami serangan jantung pertama saat hendak menjalankan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Menurut dokter penanggung jawab kloter haji, dr Halimah dari tim visitasi KKHI Mekkah, Muhadi mengalami serangan pertama saat berada di Arafah. Kemudian serangan kedua terjadi di Mina, hari terakhir melakukan ibadah melontar jumrah. Saat itu juga, pasien langsung dirujuk ke RSAS Mina Al Wadi.

"Di hari terakhir (lontar jumrah) didorong (pakai kursi roda) sama teman-teman jamaah tanpa sepengetahuan saya. Kembalinya, ketika naik bisa, kena serangan kedua, di saat saya sedang tangani jemaah heatstroke," ujar dr Halimah, dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Minggu (24/7/2022).

Setelah dilarikan ke RSAS Mina Al Wadi, Muhadi langsung mendapat tindakan Coronary Artery Bypass Graft (CABG) atau operasi Bypass. Pada hari ke-10 perawatan, kondisinya sudah membaik namun masih menunggu observasi dan menunggu keputusan pihak rumah sakit.

"Mau diurus tanazulnya, tapi menunggu konfirmasi dari RSAS kapan bisa pulang (ke Indonesia)," imbuh dr Halimah.

Menurut penjelasan pihak KKHI Mekkah, Muhadi masih membutuhkan pengobatan lanjutan usai sampai di Tanah Air.

"Aku arep (mau) pulang nang (ke) Indonesia wae (saja)," ungkap Muhadi.

Menurut data tim dokter KKHI Mekkah, hingga Sabtu (23/7) pukul 14.00, tercatat sebanyak 37 jemaah haji yang masih menjalani rawat inap di RSAS. Mereka tersebar di empat rumah sakit yakni RS King Faisal, RS King Abdul Aziz, RS King Abdullah, dan RS Al Noer.



Simak Video "Ahli Minta Jemaah Haji Tak Gunakan Alat Cukur Bergantian"
[Gambas:Video 20detik]
(any/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT