ADVERTISEMENT

Senin, 25 Jul 2022 21:12 WIB

5 Tips Pola Asuh Terbaik untuk Dukung Perkembangan Anak dari Pakarnya

Yudistira Perdana Imandiar - detikHealth
Tokopedia Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Tema 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju' diangkat pada tahun ini sebagai pengingat bagi para orang tua maupun masyarakat luas untuk memberi penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Anak-anak membutuhkan asuhan dan bimbingan dari orang tuanya di masa tumbuh kembang. Dengan pola asuh yang tepat, anak akan tumbuh dengan pemikiran, sifat, dan mental yang baik.

Dalam momen Hari Anak Nasional 2022, Tokopedia dan Dokter Anak, dr. Citra Amelinda, Sp.A, M.Kes, IBCLC, berbagi tips meningkatkan pola asuh. Berikut ulasannya.

1. Terlibat di Kegiatan Anak

Menurut dr. Citra, periode emas anak dimulai pada 1.000 hari pertama. Terhitung dari sejak anak berada dalam kandungan sampai usia 2 tahun.

"Disebut periode emas karena pada masa ini tumbuh kembang anak berlangsung sangat pesat sehingga akan menjadi fondasi dasar kelak saat anak beranjak dewasa," kata dr. Citra.

Di masa tersebut, orang tua mesti terlibat dalam kegiatan anak untuk memberikan pemahaman dan pengarahan atas tindakan mereka.

2. Terapkan Pola Asuh Responsif

Orang tua dapat memberikan pengarahan pada anak, tapi bukan memaksanya melakukan hal-hal sesuai keinginan orang tua. Sebab, setiap anak punya potensi masing-masing

"Dalam pola asuh responsif, orang tua diharapkan memaksimalkan anak untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya. Orang tua sebaiknya tidak memaksakan kehendak atau bersikap otoriter, maupun terlalu cuek," jelas dr. Citra.

Respons langsung dan perhatian orang tua terhadap anak menurut dr. Citra juga sangat penting.

"Saat anak mengajak berbicara atau bertanya, misalnya, jawablah dengan bahasa yang mudah dipahami dan berikan kesempatan agar anak merespon kembali. Jika anak masih bayi, perhatikan tatapan mata dan ocehan yang juga merupakan bentuk komunikasi anak kepada orang tuanya," terang dr. Citra.

3. Dampingi Anak Saat Hadapi Masalah

Orang tua mesti hadir dalam segala situasi yang dihadapi anak. Jangan sampai anak merasa tak memiliki sandaran ketika melewati suatu masalah.

"Dampingi anak ketika stres menghadapi masalah sambil membimbing mereka dengan brainstorming berbagai ide untuk memecahkan masalahnya. Pengalaman berharga ini dapat membangun kepercayaan diri dan kemampuan problem solving sesuai usia sejak dini," saran dr. Citra.

4. Ajarkan Disiplin Sejak Dini

Dijelaskan dr. Citra, anak membutuhkan rutinitas yang teratur karena hal ini penting dalam membentuk kebiasaan baik sehingga menimbulkan perasaan aman dan nyaman bagi mereka.

"Orang tua dapat menerapkan jadwal yang teratur dan konsisten untuk tidur, makan hingga bermain sesuai dengan kebutuhan yang berbeda tiap usia," jelas dr. Citra.

5. Pastikan Asupan Anak Berimbang

Pola asah, asih dan asuh, juga asupan nutrisi yang baik sejak lahir mesti diberikan orang tua kepada anak. Hal itu menjadi bekal penting bagi proses tumbuh kembang mereka.

"Berikan ASI dan MPASI yang bergizi dan adekuat untuk menunjang tumbuh kembang anak. Pastikan orang tua memberikan berbagai variasi makanan bergizi lengkap yang terdiri dari protein, karbohidrat, serat dan lemak dalam jumlah dan proporsi yang disesuaikan dengan usia," tambah dr. Citra.

Berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan anak, Tokopedia mencatat produk ibu dan anak merupakan salah satu kategori yang paling populer selama semester I 2022. Beberapa daerah dengan peningkatan jumlah transaksi paling tinggi di kategori Ibu dan Anak selama semester I 2022, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Demak dan Jayawijaya.

Tren tersebut didorong berbagai inisiatif termasuk Tokopedia Parents, ekosistem khusus yang membantu keluarga Indonesia mendapat informasi relevan serta belanja produk kebutuhan anak dan keluarga dengan lebih aman.

"Selama semester I 2022 kategori Ibu dan Anak masih menjadi salah satu kategori paling populer di Tokopedia. Sejumlah produk seperti tas ransel, kaos, ASI booster, susu untuk ibu hamil dan mainan montessori menjadi beberapa produk paling laris," jelas Head of Category Development Tokopedia, Ramadhan Niendraputra dalam keterangan tertulis, Senin (25/7/2022).

Salah satu pegiat UMKM lokal di Tokopedia yang menyediakan aneka makanan segar, bergizi, halal dan tanpa MSG serta pengawet, yang aman bagi anak adalah Resep Roemah. Pemilik Resep Roemah Steven Hadi Gunawan mengatakan usahanya hadir sebagai upaya menjawab kebutuhan keluarga akan produk makanan sehat untuk anak, terutama selama pandemi.

"Kami memproduksi lebih dari 70 pilihan lauk, makanan berkuah serta bumbu masak. Cara penyajiannya hanya perlu dikukus, direbus atau digoreng saja selama kurang dari 20 menit saja untuk seluruh menu," ulas Steven.

Steven mengatakan kehadiran Tokopedia membantunya menjangkau lebih banyak pembeli, hingga ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.

"Lebih dari 60% pemesanan Resep Roemah berasal dari Tokopedia. Omzet kami meningkat menjadi ratusan juta rupiah selama tiga bulan belakangan," ujar Steven.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT