ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 12:34 WIB

RI Catat 9 Suspek Cacar Monyet, Ini Antisipasi Menkes Bagi Pendatang dari LN

Indi Mutiara Saniyah - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menteri Budi Gunadi Sadikin. Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut sudah ada sembilan suspek pasien cacar monyet di Indonesia. Namun berdasarkan hasil tes, seluruhnya dinyatakan negatif cacar monyet. Lantas, akankah RI menerapkan tindakan khusus pada pelaku perjalanan dari luar negeri terkait upaya penanganan cacar monyet?

Menkes menjelaskan, berbeda dengan pasien COVID-19, pasien cacar monyet baru bisa menularkan virus jika sudah mengalami gejala yang terlihat pada fisik. Walhasil, upaya pengawasan dan pencegahan penularan lebih mudah dilakukan tanpa harus melakukan penutupan wilayah RI untuk pendatang dari luar negeri.

Mengingat pada COVID-19, seorang pasien bisa menularkan virus Corona tanpa mengalami gejala lebih dulu. Walhasil, pencegahan di pintu masuk lebih diperlukan untuk menekan risiko penularan.

"Sebenarnya monkeypox in bedanya dengan COVID adalah mereka menular kalau sudah ada gejala. Kalau COVID kan kita nggak ada gejala sudah bisa menular, monkeypox ini mesti ada gejalanya dulu (seperti) lesi-lesi, ruam-ruam, itu baru dia menular," saat ditemui detikcom di Jakarta, Selasa (26/7/2022). .

"Sehingga surveilansnya lebih mudah. Kita nggak usah sepanik dulu ditutup karena kalau COVID memang kita nggak tahu dia (pelaku perjalanan dari luar negeri) tertular atau nggak," sambungnya.



Simak Video "Bagaimana Penularan Cacar Monyet?"
[Gambas:Video 20detik]
(/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT