ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 18:30 WIB

Gejala Tak Biasa Long COVID, Kebotakan hingga Disfungsi Seksual

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Pasca sembuh dari COVID-19, terkadang seseorang masih bisa merasakan gejalanya dalam waktu yang lama. Kondisi ini disebut sebagai long COVID atau sindrom pasca COVID-19.

Berdasarkan penelitian baru yang dilaporkan oleh 2 juta orang, mereka masih bisa merasakan gejala COVID-19 dalam waktu 12 minggu setelah awal infeksi. Dilaporkan ada lebih dari 60 gejala long COVID yang banyak dikeluhkan.

Umumnya, gejala long COVID yang dirasakan seperti sesak napas, kehilangan kemampuan indra penciuman dan pernapasan (anosmia), bahkan batuk. Namun, para ahli mengungkap kebotakan dan disfungsi ereksi termasuk dalam gejala long COVID.

"Penelitian ini memvalidasi apa yang pasien katakan kepada dokter dan pembuat kebijakan selama pandemi," kata Dr Shamil Haroon dari University of Birmingham, dikutip dari Daily Star, Selasa (26/7/2022).

"Gejala Covid panjang sangat luas dan tidak dapat sepenuhnya dijelaskan oleh faktor lain seperti gaya hidup atau kondisi kesehatan kronis," jelasnya.

Menurut Dr Haroon, penelitian ini dapat membantu petugas medis untuk meningkatkan pemeriksaan pasien yang mengalami efek jangka panjang dari COVID-19. Hal ini dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk perawatan pasien tersebut.

NEXT: Gejala Long COVID

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Perbedaan Mencolok Gejala Awal Covid-19 dan Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT