ADVERTISEMENT

Sabtu, 30 Jul 2022 05:30 WIB

Round Up

Alert, 5 Hari Beruntun Kematian COVID-19 di Atas 10 Kasus!

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sebanyak 17 murid SMAN 2 Bantul, DIY, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak sekolah pun menggelar swab massal kepada guru dan siswa. Swab COVID-19 (Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengingatkan kenaikan kasus mulai harus diwaspadai, tercermin dari sejumlah indikator. Salah satu yang disorot adalah angka kematian yang kembali konsisten di atas 10 kasus per hari.

"Kasus kematian juga mulai mengalami kenaikan selama 3 hari terakhir, yaitu selalu di atas 10 kematian sehari," kata juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, Kamis (28/7/2022).

Pada hari yang sama, kasus kematian kembali melampaui angka 10 kasus yakni 17 kasus. Demikian pula pada hari berikutnya, Jumat (29/7/2022), dengan 13 kasus. Artinya, selama 5 hari berturut-turut angka kematian berada di atas angka 10 kasus.

Jumlah konfirmasi kasus positif juga sempat mencapai level 6 ribu kasus selama 3 hari berturut-turut yakni antara 26-28 Juli 2022. Data menunjukkan, COVID-19 harian Indonesia mencapai angka 6 ribu terakhir kali pada 23 Maret 2022 yakni 6.376 kasus.

Detail perkembangan kasus COVID-19 harian dalam sepekan adalah sebagai berikut:

  • 23 Juli: 4.943 positif; 4.108 sembuh; 9 meninggal
  • 24 Juli: 4.071 positif; 2.684 sembuh; 0 meninggal
  • 25 Juli: 4.048 positif; 4.023 sembuh; 14 meninggal
  • 26 Juli: 6.483 positif; 3.511 sembuh; 13 meninggal
  • 27 Juli: 6.438 positif; 3.825 sembuh; 11 meninggal
  • 28 Juli: 6.353 positif; 5.705 sembuh; 17 meninggal
  • 29 Juli: 5.831 positif; 4.485 sembuh; 13 meninggal

Beberapa indikator tersebut tercermin juga lewat kenaikan positivity rate COVID-19. Menurut Prof Wiku, positivity rate COVID-19 Indonesia saat ini sudah kembali berada di atas ambang yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia WHO.

"Per minggu ini, positivity rate mingguan nasional adalah sebesar 6,07 persen dengan jumlah orang yang diperiksa juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan awal Juli lalu yaitu naik 52 persen," jelas Prof Wiku.

NEXT: Booster kedua vaksin COVID-19 dimulai

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT